Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Soal Buka Sekolah, Komisi X DPR RI: Harus Sangat Hati-Hati

Rabu 29 Jul 2020 06:57 WIB

Rep: Ali Mansur / Red: Agus Yulianto

Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo berbicara SOAL kisruh PPDB DKI Jakarta.

Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo berbicara SOAL kisruh PPDB DKI Jakarta.

Foto: Republika/Satrio Nugroho
Sekolah dyang buka di zona hijau masih memiliki kemungkinan penularan Covid-19. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bramantyo Suwondo berharap, pemerintah lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan untuk membuka sekolah di luar zona hijau. Hal ini dikarenakan tingkat penularan Covid-19 yang masih terus menanjak di Indonesia. Sehingga pada akhirnya dapat membahayakan kesehatan masyarakat secara luas. 

"Harus sangat berhati-hati. Kita sudah mendapatkan contoh salah satu sekolah yang buka di zona hijau saja masih memiliki kemungkinan penularan Covid-19 yang berakibat pada penutupan kembali sekolah tersebut. Ini sekolah di Kota Pariaman, Sumatera Barat, padahal sudah termasuk zona hijau," jelas Bramantyo saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (28/7).

Bramantyo mengakui, bahwa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih jauh dari kata sempurna. Banyak kendala-kendala yang ditemukan di lapangan seperti sulitnya signal, tidak ada kuota dan sebagainya. Oleh karena itu, pihaknya dari bulan Juni lalu meminta pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membuat evaluasi terhadap PJJ dan membuat formulasi solusi untuk kendala-kendalanya.

"Seperti mempercepat pelaksanaan program Indonesia pintar dan BOS agar membantu peserta didik, guru-guru serta orang tua murid dalam menjalankan PJJ," ungkap politikus Partai Demokrat tersebut.

Dikatakan Bramantyo, bila pemerintah tetap mengambil keputusan untuk membuka sekolah di zona selain zona hijau, maka protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan secara disiplin. Tidak hanya dalam lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan luar sekolah. 

Karena, menurut dia, tidak menutup kemungkinan tenaga pendidik atau seorang peserta didik terpapar Covid-19 di luar lingkungan sekolah. Kedisplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan harus dilaksanakan di seluruh lapisan masyarakat.

"Karena ini merupakan kerjasama kita semua untuk memastikan lingkungan kita sehat dan terbebas dari virus Corona," tutur Bramantyo. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA