Thursday, 18 Zulqaidah 1441 / 09 July 2020

Thursday, 18 Zulqaidah 1441 / 09 July 2020

Komisi II Janji Perjuangkan Anggaran Gaji LAN dan ANRI

Kamis 23 Jun 2016 22:59 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema Ancaman Baru Deparpolisasi  di Komplek Perlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/3).

Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman saat menjadi pembicara dalam diskusi bertema Ancaman Baru Deparpolisasi di Komplek Perlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/3).

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi II DPR RI akan memperjuangkan tambahan anggaran gaji pegawai yang diajukan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melalui APBN Perubahan 2016. Tambahan anggaran gaji pegawai bagi LAN dan ANRI terancam gagal diperoleh karena pembahasan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan 2016 oleh Badan Anggaran telah sampai tahap finalisasi.

"Ternyata pengajuan anggaran tambahan untuk gaji melalui APBNP 2016 sudah sampe tahap final pembahasannya di Badan Anggaran, tapi kami akan perjuangkan untuk LAN dan ANRI," ujar Ketua Komisi II Rambe Kamarul Zaman dalam rapat kerja dengan Kementerian PAN-RB, KASN, LAN, BKN, ANRI di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (23/6).

Rambe menilai persoalan gaji merupakan kebutuhan yang begitu krusial. Dalam rapat kerja tersebut, Rambe sempat mempertanyakan mengapa LAN dan ANRI baru mengajukan anggaran kenaikan gaji disaat pembahasan di banggar telah masuk tahap finalisasi.

Kepala Lembaga Administrasi Negara Adi Suryanto mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait tambahan anggaran ini. Namun dia mengatakan Kementerian Keuangan meminta agar anggaran tambahan untuk gaji pegawai tidak diajukan melalui APBN Perubahan 2016, namun melalui Rancangan APBN 2017.

"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Namun mereka mengatakan agar pembahasannya jangan dibawa dalam APBNP 2016 namun pada bulan Juli saat RAPBN 2017," ujar Kepala LAN Adi Suryanto.

Menyikapi hal ini, Rambe meminta LAN dan ANRI untuk segera melakukan koordinasi ulang dengan Kementerian Keuangan.
"Bagaimana mungkin gaji tahun 2016 baru diajukan melalui RAPBN 2017," ujar Rambe.

Komisi II menurut Rambe, akan berupaya memperjuangkan tambahan anggaran gaji dan tunjangan kinerja bagi LAN dan ANRI. Sebagai bukti dukungannya, dalam kesimpulan rapat kerja Kamis hari ini, Komisi II menyimpulkan menyetujui tambahan anggaran gaji pegawai bagi LAN dan ANRI.

"Ini sebagai legalisasi saja dulu. Namanya mitra harus kami perjuangkan," ujar Rambe.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA