Doa Singkat tapi Manfaatnya Dahsyat, Allah SWT akan Kabulkan Permintaan Hambanya

Doa ini menunjukkan pentingnya seorang hamba mengakui dosa-dosanya.

Berdoa/Ilustrasi. Doa Singkat tapi Manfaatnya Dahsyat, Allah SWT akan Kabulkan Permintaan Hambanya
Rep: Alkhaledi Kurnialam Red: Ani Nursalikah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah dzikir dan doa singkat dari Nabi Yunus AS yang diucapkannya saat berada di perut ikan ternyata memiliki keutamaan yang besar. Istimewanya doa ini bahkan diabadikan dalam Alquran dan membuat permohonan Yunus dikabulkan oleh Allah SWT. 

Baca Juga

Adapun doa tersebut adalah: 

لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ 

Latin: Laa Ilaaha Illa anta subhanaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn. 

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

Doa ini diabadikan dalam Alquran surat Al Anbiya ayat 87:

وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَٰضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ أَن لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ 

Artinya: Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim." 

Setelah membaca doa tersebut, Allah SWT mengabulkan permintaan Yunus dan menyelamatkannya dari kesulitan di dalam perut ikan besar. Hal ini dijelaskan di ayat selanjutnya, Al Anbiya ayat 88:

فَٱسْتَجَبْنَا لَهُۥ وَنَجَّيْنَٰهُ مِنَ ٱلْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُۨجِى ٱلْمُؤْمِنِينَ 

Artinya: Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.

Karena dahsyatnya doa ini, disebutkan dalam Alquran, jika saja Yunus tidak berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT seperti yang telah disebutkan di atas, niscaya dia akan terus berada di perut ikan. 

Allah SWT berfirman:

فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ 

لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

Artinya: Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah. Niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. (QS. As Shaffat: 144-143).

 

Dilansir dari Elbalad, doa Yunus ini memang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya. Menurutnya, jika seseorang hendak meminta sesuatu kepada Allah dengan menyertakan doa Yunus ini, maka Allah akan kabulkan doa orang tersebut.

Penjelasan ini disabdakan Nabi dalam sebuah riwayat:

عَنْ سَعْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْوَةُ ذِي النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحُوتِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنْ الظَّالِمِينَ فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Arttinya: Dari Sa'din ia berkata; Rasulullah shallallahu waalaihi wa sallam bersabda: "Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah; laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Doa Nabi Yunus AS menjadi istimewa karena menunjukkan pentingnya seorang hamba mengakui dosa-dosanya dan berdoa dengan tulus. Dimana terkadang dosa dan kelalaian terhadap Tuhan menjadi penyebab kesusahan dan kemalangan hidup.  

Sehingga seorang Muslim sangat dianjurkan memperbanyak doa ini dalam kesehariannya, entah saat senggang atau usai sholat lima waktu. Doa ini menjadi solusi bagi orang beriman untuk kembali kepada Tuhan dan mendekatkan diri kepada-Nya.

 
Berita Terpopuler