Van der Vaart Kritisi Permainan Timnas Spanyol di Euro 2020

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Gerard Moreno (kiri) dari Spanyol beraksi melawan Jan Bednarek (tengah) dari Polandia dalam pertandingan Euro 2020.
Gerard Moreno (kiri) dari Spanyol beraksi melawan Jan Bednarek (tengah) dari Polandia dalam pertandingan Euro 2020. Foto: EPA-EFE/David Ramos
Spanyol dinilai hanya mengoper bola tanpa tujuan jelas di Euro 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLA -- Kritikan terhadap penampilan tim nasional Spanyol di Euro 2020 mulai terdengar. Kali ini, eks gelandang Belanda, Rafael van der Vaart, ikut bersuara.

Ia merasa armada La Roja tak memiliki tujuan yang jelas dalam permainan. Anak asuh Luis Enrique gagal meraih kemenangan dalam dua laga awal Grup E. Pertama, Jordi Alba dan rekan-rekan bermain imbang 0-0 dengan Swedia. Setelahnya skuat Negeri Matador ditahan Polandia, 1-1.

Baca Juga

"Yang mereka lakukan hanya mengoper bola dari satu sisi ke sisi yang lain," kata Van der Vaart, kepada NOS, dikutip dari Marca, Selasa (22/6).

Menurutnya, anak asuh Enrique kehilangan kreativitas di sepertiga pertahanan lawan. Tak ada sosok pembeda untuk membuat sentuhan terakhir yang berujung gol.

Sejatinya, Spanyol diuntungkan. Pasalnya, semua pertandingan mereka selama babak penyisihan berlangsung di Sevilla. Alvaro Morata cs tampil di kandang sendiri. Namun fakta demikian, belum cukup membantu.

Ini kali pertama Spanyol gagal meraih dua kemenangan dalam sebuah turnamen besar sejak Euro 1996. Situasi tersebut menunjukkan penurunan kualitas di skuad Matador.

Namun segala sesuatu belum berakhir. Armada La Roja masih harus menjalani laga pamungkas di Grup E. Spanyol bakal meladeni ketangguhan Slovakia di Stadion La Cartuja, Sevilla, Rabu (23/6) pukul 23.00 WIB.

Sebelummya, ada banyak kontroversi dalam tim polesan Luis Enrique jelang Piala Eropa 2020. Enrique tak menyertakan kapten Sergio Ramos. Ia juga enggan membawa beberapa langganan La Roja, asal klub Real Madrid. Itu termasuk bek kanan Dani Carvajal dan winger Marco Asensio yang sudah sembuh dari cedera.

 

Terkait


Attila Szalai (kanan) dari Hongaria beraksi melawan Danilo Pereira dari Portugal selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup F UEFA EURO 2020 antara Hongaria dan Portugal di Budapest, Hongaria, 15 Juni 2021.

Lawan Jerman, Bek Hungaria: Seluruh Tim Bersatu

Pelatih Austria Franco Foda menginginkan pertandingan Austria vs Italia pada babak 16 besar Euro 2010 dipindahkan dari Stadion Wembely.

Pelatih Austria Ingin Laga Timnya Vs Italia tidak di Wembley

 Raheem Sterling dari Manchester City saat pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Manchester, Inggris, 07 Maret 2021.

Raheem Sterling Ogah Dibarter dengan Kane

Rafael van der Vaart saat masih memperkuat timnas Belanda.

Koke dan Sarabia Balas Ucapan Van der Vaart

Pemain Kroasia Luka Modric memeluk pelatih Zlatko Dalic setelah timnya mempecundangi Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, Rabu (11/7) waktu setempat.

Ini Sanjungan Pelatih Kroasia buat Luka Modric

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image