Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Friday, 27 Zulhijjah 1442 / 06 August 2021

Polisi Gelar Simulasi Pengamanan TPS Pilkada Tasikmalaya

Jumat 04 Dec 2020 13:21 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah

Polisi menggelar simulasi pengamanan pemungutan suara Pilkada Kabupaten Tasikmalaya di halaman Mapolresta Tasikmalaya, Jumat (4/12).

Polisi menggelar simulasi pengamanan pemungutan suara Pilkada Kabupaten Tasikmalaya di halaman Mapolresta Tasikmalaya, Jumat (4/12).

Foto: Polresta Tasikmalaya
Simulasi itu digelar untuk memastikan kesiapan aparat dalam melakukan pengamanan TPS.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Polresta Tasikmalaya menggelar simulasi pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) saat hari pencoblosan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (4/12). Simulasi itu digelar untuk memastikan kesiapan aparat dalam melakukan pengamanan TPS.

Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan mengatakan, simulasi dalam rangka pengamanan TPS ini dilakukan untuk memberikan gambaran kepada para petugas. Baik petugas TPS maupun petugas keamanan, yang akan bekerja saat hari pencoblosan. Sebab, hari pencoblosan pilkada Kabupaten Tasikmalaya tinggal menghitung hari.

Baca Juga

"Dengan adanya simulasi ini, diharapkan dapat memberikan gambaran kepada petugas, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang cepat dan tepat ketika ada gangguan yang mungkin timbul," kata dia, Jumat.

Dalam simulasi yang digelar di halaman Mapolresta Tasikmalaya itu, terdapat empat skenario yang dilakukan. Pertama, skenario pemungutan suara  dalam kondisi normal. Pengamanan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam skenario kedua, simulasi dilakukan ketika ada gangguan adanya masyarakat yang pingsan dan suhu tubuhnya di atas normal. "Kemudian dilakukan evakuasi sesuai dengan sesuai protokol kesehatan," kata Doni.

Sementara skenario ketiga, dalam simulasi seolah-olah terjadi bencana alam berupa banjir ketika pemungutan suara. Dengan simulasi itu, Doni mengatakan, petugas sudah dapat mengetahui yang harus dilakukan sudah tergambarkan. 

"Bagaimana proses evakuasi, proses mendatangi tempat yang terisolir, sudah tergambarkan," kata dia.

Terakhir, dilakukan simulasi pemungutan suara terjadi perampasan kotak suara setelah penghitungan suara di TPS. Namun, petugas dapat berhasil dipertahankan dan para pelaku berhasil diamankan oleh petugas pengawalan.

Kapolres berharap, dengan digelarnya simulasi ini petugas dapat mengantisipasi kejadian yang berpotensi timbul saat pemungutan suara. Dengan begitu, pelaksanaan pilkada Kabupaten Tasikmalaya dapat berjalan kondusif.

 

 
 

BERITA LAINNYA