Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

7 Kiat Turunkan Berat Badan Berlebih Selama Pandemi

Ahad 01 Nov 2020 01:55 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Menimbang berat badan  (ilustrasi). Kunci utama dalam menurunkan berat badan adalah pola makan sehat, olahraga rutin, dan tidur malam yang cukup.

Menimbang berat badan (ilustrasi). Kunci utama dalam menurunkan berat badan adalah pola makan sehat, olahraga rutin, dan tidur malam yang cukup.

Foto: Independent
Banyak orang mengalami kenaikan berat badan selama pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak sedikit orang yang mengeluhkan kenaikan berat badan selama berdiam diri dan berkegiatan dari rumah di masa pandemi Covid-19. Kenaikan berat badan ini bisa dipicu oleh beragam hal.

"Kita melihat orang-orang bergelut dengan stres, kebosanan, dan ketidakmampuan untuk fokus dalam membuat perubahan gaya hidup ketika ada banyak hal lain yang terjadi," ujar ahli gizi dari Cleveland Clinic Kristin Kirkpatrick, seperti dilansir WebMD.

Secara umum, Kirkpatrick mengungkapkan, kunci utama dalam menurunkan berat badan adalah pola makan sehat, olahraga rutin, dan tidur malam yang cukup. Namun, di masa pandemi ini, ada beberapa kiat lain yang dinilai dapat membantu penurunan berat badan.

Perubahan bertahap
Mengubah gaya hidup secara total dalam waktu singkat bukan lah hal yang mudah. Tak masalah bila harus membuat perubahan selangkah demi selangkah. Kirkpatrick menyarankan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan untuk mulai membuat perubahan gaya hidup yang memang bisa mereka lakukan.

Coba memasak
Memasak sendiri juga dapat membantu proses penurunan berat badan. Tidak semua makanan yang disantap harus dimasak sendiri. Beberapa masakan bisa dibuat dari bahan-bahan siap pakai yang dapat diolah menjadi makanan bernutrisi.

Makan sesuai jadwal
Ketika bekerja dari rumah, seseorang akan memiliki akses 24 jam sehari pada makanan. Hindari kebiasaan makan sesuka hati selama di rumah dan biasakan hanya makan sesuai jadwal.

Pertimbangkan intermittent fasting
Metode diet intermittent fasting dinilai cukup ideal untuk dicoba di masa pandemi ini. Diet ini tak memiliki restriksi makanan yang ketat karena hanya mengatur berapa lama seseorang memiliki jendela makan dalam satu hari.

Sebagai contoh, intermittent fasting 16/8 menunjukkan 16 jam puasa dan delapan jam jendela makan. Dengan pola ini, seseorang bisa memiliki waktu makan dari jam 12.00 siang hingga 20.00 malam. Sisanya, dia akan berpuasa dan hanya bisa meminum minuman tanpa kalori seperti air putih.

Mencoba vegan
Cukup banyak pasien Kirkpatrick yang menerapkan diet vegan di masa pandemi. Diet berbahan dasar tumbuhan dinilai dapat menunjang sistem imun. Selain itu, diet ini juga dapat membantu proses penurunan berat badan.

Tetap mempersiapkan diri
Meski melakukan beragam aktivitas di rumah, coba tetap gunakan pakaian yang rapi. Hindari menggunakan pakaian-pakaian santai dan rumahan dan coba kenakan pakaian-pakaian yang memotivasi untuk bekerja dan beraktivitas fisik lebih aktif.

Gunakan waktu perjalanan untuk olahraga
Saat bekerja dari rumah, orang-orang tak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan untuk bepergian. Gunakan jam yang biasanya dihabiskan untuk perjalanan ini sebagai jam berolahraga.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA