Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

' Konstitusi Terkait Erat dengan Antikorupsi'

Rabu 11 Sep 2019 22:07 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

 TalkShow dengan tema 'Ukir Jejak Integritasmu, Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi' di Grha Sabha Pramana,  Kampus Universitas Gadjah Mada,  Yogyakarta,  Rabu (11/9).

TalkShow dengan tema 'Ukir Jejak Integritasmu, Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi' di Grha Sabha Pramana, Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Rabu (11/9).

Foto: mpr
Nilai kosntitusi mencegah dari tindakan korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- MPR mengadakan kegiatan TalkShow dengan tema 'Ukir Jejak Integritasmu, Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi' di Grha Sabha Pramana,  Kampus Universitas Gadjah Mada,  Yogyakarta,  Rabu (11/9). Kegiatan ini merupakan puncak perayaan hari konstitusi. Tampil dalam Talk Show ini Sekretaris Jenderal MPR  Ma'ruf Cahyono,  Ketua KPK Agus Rahardjo,  Wakil Ketua MK Prof Dr Aswanto,  dan Rektor UGM Panut Mulyono.

Dalam talkshow yang diikuti ribuan mahasiswa UGM,  Ma'ruf Cahyono mengungkapkan konstitusi memiliki kaitan erat dengan antikorupsi.  Apabila masyarakat khususnya generasi muda bisa memahami nilai-nilai konstitusi maka nilai-nilai itu akan menjadi rambu-rambu untuk mencegah perilaku atau tindakan korupsi.

Ma'ruf menjelaskan keberadaan konstitusi (UUD NRI Tahun 1945) sangat penting.  Konstitusi tidak hanya menjadi landasan yang mengatur penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi juga mengandung ideologi dan jatidiri bangsa. "Dalam konstitusi ada ideologi dasar negara Pancasila yang menjadi jatidiri bangsa," katanya.

Karena itulah generasi muda dan para mahasiswa harus memahami konstitusi dan Pancasila. "Generasi muda harus paham dan tahu konstitusi serta mempunyai kesadaran berkonstitusi," ujarnya.

photo
TalkShow dengan tema 'Ukir Jejak Integritasmu, Wujudkan Budaya Konstitusi dan Antikorupsi' di Grha Sabha Pramana, Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Rabu (11/9).

Menurut Ma'ruf, MPR dengan visi sebagai Rumah Kebangsaan dan pengawal ideologi Pancasila dan kedaulatan rakyat senantiasa terus melakukan internalisasi nilai-nilai Pancasila dan konstitusi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR. "Bukan hanya internalisasi nilai-nilainya tapi juga normanya.  Saya kira ada kaitan antara konstitusi dan pemberantasan korupsi. Sebab, dengan memahami konstitusi dan peraturan perundang-undangan secara baik maka dengan sendirinya perilaku koruptif tidak akan mungkin terjadi," kata dia.

MPR melakukan berbagai cara dan metode sosialisasi Empat Pilar MPR untuk memberi pemahaman ideologi negara dan konstitusi agar generasi muda memiliki orientasi menuju bangsa yang religius, humanis, nasionalis, demokratis dan adil. "Kita terus memberi pemahaman konstitusi khususnya kepada generasi milenial agar memiliki pegangan dalam penyelenggaraan kehidupan sehari-hari. Kita menyasar generasi muda dengan berbagai cara," kata Ma'ruf.

Kepada para mahasiswa Ma'ruf berpesan untuk ikut bertanggungjawab merawat jati diri bangsa dan untuk meningkatkan kompetensi agar bisa memiliki daya saing dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dan tuntutan global.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler