Lima Keuntungan Bila Teknologi Masuk dalam Proses Rekrutmen Pencari Kerja

Perusahaan bisa mendapat talenta terbaik lewat penerapan teknologi saat rekrutmen

REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Sejumlah pencari kerja mengantre untuk memasuki area Career Expo. Proses rekrutmen kerap menjadi pengalaman yang membuat pencari kerja dan pihak perekrut dari perusahaan merasa cemas. Dari satu sisi perekrut dituntut segera mendapatkan kandidat tepat, sisi lainnya para pencari kerja memerlukan kejelasan atas status lamaran mereka.
Rep: Novita Intan Red: Ichsan Emrald Alamsyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proses rekrutmen kerap menjadi pengalaman yang membuat pencari kerja dan pihak perekrut dari perusahaan merasa cemas. Dari satu sisi perekrut dituntut segera mendapatkan kandidat tepat, sisi lainnya para pencari kerja memerlukan kejelasan atas status lamaran mereka.

Chief Customer Officer Mekari Arvy Egadipoera mengatakan rekrutmen menyumbang nilai strategis bagi perusahaan karena melalui proses tersebut, perusahaan dapat menemukan talenta-talenta yang tepat untuk mewujudkan pertumbuhan bisnis.

"Sedangkan bagi kandidat atau pelamar kerja, proses rekrutmen penting bukan saja karena mereka ingin mendapatkan pekerjaan. Kandidat juga mengukur kesesuaian mereka dengan perusahaan berdasarkan apa yang mereka alami selama proses rekrutmen, perusahaan yang menjalankan rekrutmen dengan profesional akan membangun citra positif dan tampil lebih menarik di mata kandidat,” ujarnya dalam keterangan tulis, Jumat (16/12/2022).

Menurutnya era digitalisasi bisnis, proses rekrutmen didukung oleh hadirnya solusi digital yang mendorong transparansi, efisiensi, dan otomasi. Adapun tiga aspek yang dapat membuat proses rekrutmen menjadi lebih baik bagi perekrut dan kandidat.

“Solusi digital bisa membantu perusahaan mengatur jadwal wawancara dan psikotes secara otomatis dengan semua kandidat, serta mengabarkan setiap kandidat akan kemajuan dari lamaran mereka. Maka demikian, kendala yang kerap terjadi selama proses rekrutmen dapat dicegah, seperti putusnya komunikasi, atau ghosting, antara perusahaan dan kandidat,” ucapnya.

Arvy membagikan tips bagaimana perusahaan bisa memanfaatkan solusi digital untuk membuat proses rekrutmen menjadi lebih mulus baik bagi perusahaan dan juga kandidat antara lain:

 

1. Otomasi dan integrasi proses rekrutmen

Solusi digital dapat mengotomasi proses rekrutmen, termasuk saat mengintegrasi data kandidat dengan data kepegawaian. Hal itu dapat membawa kemudahan bagi perusahaan dan kandidat.

Contohnya, solusi digital dapat secara otomatis mengunggah data diri yang tercantum CV kandidat ke database karyawan di perusahaan sehingga begitu kandidat bergabung ke perusahaan, kandidat tidak perlu repot mengulang administrasi pendataan diri.

2. Sentralisasi data kandidat

Perusahaan kerap dibanjiri oleh data dari puluhan surat lamaran. Perusahaan juga harus berkutat dengan data dari hasil tes dan wawancara selama proses screening kandidat.

Solusi digital dapat menyatukan semua data tersebut di satu dashboard yang menampilkan kualifikasi setiap kandidat secara lengkap dan detail. Maka demikian, perusahaan bisa dengan mudah melihat dan menilai kandidat mana yang memiliki kualifikasi paling sesuai untuk suatu posisi.

3. Tes kandidat yang customizable

Perusahaan harus menyiapkan tes psikologis yang dirancang sesuai persyaratan setiap posisi. Solusi digital memberikan perusahaan akses ke ragam tes yang customizable, atau dapat disesuaikan, sehingga tes psikologis tersebut dapat mengukur dengan tepat kecocokan antara kandidat dan tuntutan peran yang akan dijalankan.

4. Transparansi bagi kandidat

Baik perusahaan dan kandidat pastinya tidak mau di-ghosting oleh pihak yang lain. Solusi digital membuat proses rekrutmen menjadi transparan dengan mengotomasi pengiriman jadwal wawancara, tes kesehatan, atau tes psikologis dari perusahaan ke kandidat.

Sistem juga akan mengirim update ke kandidat mengenai keberhasilan mereka setiap tahap sehingga kandidat tidak perlu penasaran lagi akan nasib dari lamaran mereka.

5. Keamanan dan privasi data

Rekrutmen adalah proses yang confidential bagi perusahaan dan kandidat karena menyangkut pertukaran informasi sensitif, seperti data diri. Adapun solusi digital, tepatnya yang sudah bersertifikasi ISO 27001 untuk manajemen keamanan informasi, telah menerapkan sistem yang diperlukan untuk mengamankan data sehingga privasi dan kerahasiaan semua pihak terjaga.

Menurut Arvy memanfaatkan teknologi khusus rekrutmen akan mempertajam kesiapan perusahaan untuk menghadapi dunia bisnis yang semakin digital.

 

“Digitalisasi bisnis akan mendorong revolusi dalam cara perusahaan mencari dan mendapatkan talenta. Menggunakan solusi digital rekrutmen dari sekarang akan membantu perusahaan untuk merencanakan kebutuhan terhadap tenaga kerja, atau manpower planning, sehingga mereka bisa beradaptasi ke era digital tanpa hambatan,” ucapnya.

 
Berita Terpopuler