Prank Batuk di Toko, Remaja di AS Dilaporkan ke Polisi

Remaja laki-laki di AS dilaporkan karena menyebabkan kekhawatiran di tengah corona.

www.freepik.com
Virus corona (ilustrasi).
Rep: Puti Almas Red: Nur Aini

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Seorang remaja laki-laki di Amerika Serikat (AS) melakukan aksi prank atau lelucon yang dianggap tidak etis di sebuah toko kelontong. Ia dilaporkan atas perbuatan tidak menyenangkan dan menyebabkan kekhawatiran di tengah pandemi virus corona jenis baru (Covid-19).

Baca Juga

Dilansir Hindustan Times, remaja laki-laki berusia 14 tahun itu dengan sengaja batuk sambil memegang produk yang dijual. Dari sana, banyak orang yang khawatir dan pemilik toko kelontong langsung menghubungi 911 untuk melaporkan gangguan yang terjadi.

Dalam sebuah unggahan di jejaring sosial Facebook, Sheriff Ed Gonzalez di Kepolisian Harris County area sekitar insiden mengatakan bahwa apa yang dilakukan remaja laki-laki itu adalah lelucon. Anak laki-laki tersebut dituduh merusak produk konsumen. 

Insiden terjadi di tengah kekhawatiran warga di Harris County, tepatnya setelah ada kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Houston beberapa waktu lalu. Hingga Ahad (29/3), jumlah kasus di wilayah itu dikonfirmasi mencapai 928. 

AS saat ini menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Berdasarkan data Worldmeters pada Senin (30/3) pagi, Negeri Paman Sam mencatat 142.178 orang terinfeksi dan 2.484 meninggal. 

Di posisi kedua, ada Italia yang melaporkan 97.689 kasus dan 10.799 kematian. Secara keseluruhan di seluruh dunia jumlah kasus yang terkonfirmasi adalah 722.196. 

 
Berita Terpopuler