Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Pentingnya Penerapan Degradasi di Mata Kapten Persib

Senin 17 May 2021 15:58 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Penyerang PSS Nico Velez mencoba melewati bek Persib Supardi Nasir pada pertandingan semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (19/4). Persib memastikan melaju ke babak final usai bermain imbang 1-1 melawan PSS. Persib menang Engan agregat 3-2. Di final Persib akan menghadapi musuh bebuyutan Persija.

Penyerang PSS Nico Velez mencoba melewati bek Persib Supardi Nasir pada pertandingan semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (19/4). Persib memastikan melaju ke babak final usai bermain imbang 1-1 melawan PSS. Persib menang Engan agregat 3-2. Di final Persib akan menghadapi musuh bebuyutan Persija.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Menurutnya, kompetisi harus ada promosi dan degradasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung, mulai dari manajemen, pemain, dan pelatih turut menyuarakan tolak liga tanpa degradasi. Wacana tidak adanya degradasi mencuat seiring rencana Kongres PSSI yang akan berlangsung pada 29 mei mendatang. 

Kapten Persib, Supardi Nasir memiliki alasan tersendiri mengapa menolak wacana tersebut. Menurutnya, degradasi dan promosi merupakan bagian dari sebuah kompetisi. 

"Saya tidak setuju kalau tidak ada degradasi karena itu bagian dari kompetisi harus ada yang terdegradasi. Yang namanya kompetisi harus seperti itu," kata Supardi, Senin (17/5). 

Supardi mengaku ini merupakan pendapat pribadinya di luar tim yang dibelanya.

"Apapun kondisi kita sekarang rasanya tidak elok kalau melihat kompetisi tanpa degradasi. Ini hanya pendapat pribadi. Saya lebih setuju kalau ada degradasi," kata Supardi.

Di sisi lain, hingga saat ini belum ada kepastian soal digelarnya liga. Sayangnya, Supardi enggan berkomentar banyak. Dia hanya berharap agar izin Liga 1 bisa turun secepatnya. 

"Itu harapan semua pemain haraoan semua suporter harapan semua stakeholder sepak bola. Harapan kita semua," kata Supardi.

"Di luar sana yang mencari makanan mencari rezeki di lingkungan sepak bola juga mereka berharap secepatnya. Itu harapan kita semua," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA