Jumat 07 Oct 2022 06:23 WIB

Banjir Jakarta, Baznas Bantu Evakuasi Warga Terdampak di Pancoran

Keselamatan warga terdampak menjadi perhatian utama Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerjunkan tim penyelamat untuk membantu korban banjir yang terjadi di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) malam.
Foto: Baznas
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerjunkan tim penyelamat untuk membantu korban banjir yang terjadi di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerjunkan tim penyelamat untuk membantu korban banjir yang terjadi di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) malam.

Tim penyelamat Baznas Tanggap Bencana turut membantu evakuasi korban bencana, pendistribusian berbagai kebutuhan pokok para warga terdampak, seperti air mineral, makanan ringan, dan makanan tambahan anak-anak.

Baca Juga

"Tim Baznas Tanggap Bencana langsung diterjunkan begitu banjir mulai menggenangi kawasan itu, yang diperkirakan mencapai 110 hingga 180 sentimeter. Keselamatan warga menjadi perhatian utama Baznas, sebelum melakukan asesmen terkait bantuan apa saja yang dibutuhkan nantinya," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, di Jakarta, Kamis.

Saidah melanjutkan, saat ini para warga terdampak telah berada di posisi aman, di salah satu rumah warga yang tak terimbas banjir. "Diperkirakan jumlah pengungsi hingga Kamis malam mencapai 200 orang, pendataan masih terus berlangsung bersama pihak-pihak terkait," lanjut Saidah.

photo
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerjunkan tim penyelamat untuk membantu korban banjir yang terjadi di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022) malam. - (Baznas)

Dalam beberapa aksi penyelamatan bencana yang dilakukan Baznas, selain evakuasi, Baznas juga menyiapkan layanan kesehatan gratis pascabencana, penyaluran makanan siap saji, dan trauma healing jika memang diperlukan, utamanya kepada anak-anak.

"Dari sisi kesehatan tentu menjadi perhatian Baznas, karena jika ada bencana banjir biasanya diikuti ancaman penyakit. Hal inilah yang diantisipasi Baznas yang telah berpengalaman di berbagai lokasi bencana," kata Saidah.

Melalui bantuan yang diberikan, Saidah berharap, warga terdampak dapat segera bangkit, dan bisa beraktivitas normal seperti semula. "Semoga apa yang kita lakukan bersama, kebaikan untuk membantu sesama, dapat membangkitkan saudara-saudara kita yang saat ini sedang mengalami masa sulit," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement