Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Manfaat Jalan Kaki yang tak Banyak Diketahui

Ahad 20 Jun 2021 15:50 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Jalan kaki (Ilustrasi)

Jalan kaki (Ilustrasi)

Semakin cepat seseorang berjalan rata-rata, maka semakin rendah risiko kematian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rutinitas olahraga untuk hidup sehat tidak harus melakukan set latihan rumit setiap pekan. Meskipun semua itu baik untuk kesehatan, tetapi aktivitas berjalan tidak kalah memberikan banyak manfaat untuk tubuh.

Berjalan adalah cara termudah membakar lebih banyak kalori, meningkatkan kesehatan jantung, dan menambah usia harapan hidup. Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di Ohio State University's Knowlton School of Architecture dan diterbitkan dalam Journal of Transport and Health melihat hubungan antara berjalan untuk alasan yang berbeda, dan bagaimana orang yang berjalan untuk alasan yang berbeda merasakan kesehatan.

"Efek positif berjalan kaki pada kesehatan menyebabkan semakin banyak penelitian di bidang kesehatan masyarakat dan perencanaan transportasi," catat penelitian tersebut.

Efek berjalan kaki untuk berbagai tujuan perjalanan pada kesehatan sering diabaikan. Peneliti mengeksplorasi efek dari berbagai tujuan perjalanan pada individu.

Studi itu berfokus pada data yang disediakan Survei Perjalanan Rumah Tangga Nasional (NHTS) 2017 yang memberikan informasi tentang lebih dari 125 ribu orang dewasa, semuanya berusia antara 18 dan 64 tahun. Studi baru-baru ini menyelidiki manfaat berjalan lebih menarik perhatian. Dilansir di laman Eat This, Not That! pada Ahad (20/6), berikut manfaat rahasia dari berjalan: 

1. Jika berjalan dengan tujuan, Anda akan berjalan lebih cepat.

Jika Anda berjalan dengan tujuan yang jelas, Anda sebenarnya akan berjalan lebih cepat. Peneliti menemukan bahwa berjalan untuk tujuan utilitarian secara signifikan meningkatkan kesehatan Anda. "Jenis perjalanan kaki lebih mudah untuk dibawa ke dalam rutinitas harian," kata seorang profesor perencanaan kota dan wilayah di The Ohio State University Knowlton School of Architecture, Gulsah Akar.

Berdasarkan data, berjalan lebih cepat adalah satu-satunya cara terpenting menuju kesehatan yang lebih baik. "Pejalan cepat dapat hidup hingga 20 tahun lebih lama," ujar seorang profesor di Universitas Leicester Inggris, Tom Yates.

Berjalan cepat meningkatkan kebugaran kardiovaskular, yang merupakan ukuran seberapa efisien jantung Anda, serta kemampuan untuk memanfaatkan oksigen, yang merupakan indikator kebugaran. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti di The University of Sydney, dan diterbitkan dalam The British Journal of Sports Medicine, ditemukan bahwa semakin cepat seseorang berjalan rata-rata, maka semakin rendah risiko kematian, dan kematian yang terkait dengan penyakit jantung.

2. Jika berjalan dengan tujuan, Anda juga merasa lebih sehat.

Studi yang dilakukan para peneliti di Ohio State mengandalkan penilaian kesehatan yang dilaporkan sendiri, dan juga menemukan bahwa mereka yang berjalan dengan tujuan dalam perjalanan mereka juga cenderung melihat kebugaran fisik dan kesehatan lebih positif.

"Orang yang berjalan kaki dari rumah karena alasan tidak berhubungan dengan pekerjaan, belanja, atau rekreasi, maka 3 persen lebih mungkin memiliki skor kesehatan yang lebih tinggi," kata penelitian itu.

3. Berjalan sebagai 'win-win' untuk pejalan kaki.

Jika Anda bepergian, misalnya ke halte bus atau kereta bawah tanah, maka Anda berjalan lebih cepat, olahraga dengan baik, dan merasa kesehatan lebih baik. "Artinya, pergi ke gym atau pusat rekreasi bukan satu-satunya cara untuk berolahraga. Ini kesempatan untuk memasukkan menit aktif ke dalam jadwal harian dengan mudah," ujar Akar.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA