Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Kenalkan Wordwall, Alternatif Pemanfaatan Media Digital

Jumat 25 Dec 2020 10:30 WIB

Red: Irwan Kelana

Andrian Eko Widodo, content creator STMIK  Nusa Mandiri  mengupas tentang wordwall pada  webinar Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) Kota Depok.

Andrian Eko Widodo, content creator STMIK Nusa Mandiri mengupas tentang wordwall pada webinar Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) Kota Depok.

Foto: Dok STMIK Nusa Mandiri
Membuat wordwall sangat mudah, hanya cukup tiga langkah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Andrian Eko Widodo, content creator Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri  menjadi  narasumber  webinar Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) Kota Depok. Kegiatan ini sukses digelar berkat kerja sama dengan STMIK Nusa Mandiri. Acara berlangsung secara virtual via Zoom dan Youtube Channel Nusa Mandiri, Selasa (22/12).

Andrian menjelaskan,  media wordwall merupakan media berbentuk seperti majalah dinding (mading) mata pelajaran yang ditempelkan di tembok dalam ruang kelas pada lokasi yang dapat diakses seluruh siswa.

“Fitur wordwall sangat interaktif dan printables. Media ini sangat mudah digunakan pada berbagai macam device dan dapat dicetak langsung atau di download dalam bentuk file PDF,” katanya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia pun menyampaikan wordwall ini mudah dalam pembuatannya karena template sudah tersedia; mengganti-ganti template pun sangat mudah hanya dengan sekali klik;  mengubah isi halaman pun sangat mudah;  pengaturannya juga sangat mudah;  dalam memberikan tugas ke siswa tanpa harus mengunjungi halaman utama dan hasil tugas realtime;  berbagi project sesama guru pun sangat bisa dilakukan;  selain itu juga bisa menyisipkan project pada website sekolah atau pribadi;  serta semua siswa dapat bergabung dalam project yang sama secara bersamaan.

“Membuat wordwall sangat mudah. Hanya cukup tiga langkah saja yakni pilih template, masukkan konten dan cetak hasil,” imbuhnya.

Selanjutnya, Andrian juga memberikan tips dan trik saat menggunakan wordwall. Antara lain,  siapkan materi yang akan disisipkan pada wordwall, pilih template gratis atau berbayar sesuai isi materi, siapkan email dan satu email bisa digunakan untuk lima project gratis, lalu lakukan praktik terus menerus agar semakin mahir.

“Ayo semangat berkarya demi hasilkan siswa berprestasi dan luar biasa,” ajak Andrian.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA