Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

PDIP Tegaskan Puti Guntur akan Bergerak Menangkan Eri-Armuji

Sabtu 24 Oct 2020 05:11 WIB

Red: Bayu Hermawan

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

Foto: Ilustrasi
Sekjen PDIP tegaskan Puti Guntur bergerak menangkan Eri-Armuji

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno bergerak dan akan turun ke Surabaya untuk berkampanye memenangkan Eri Cahyadi-Armuji pada Pilkada setempat.

"Ada penugasan dari partai untuk tanggung jawab dan pembagian wilayah kerja. Tapi, memang ada atau tidak ada surat tugas, Mbak Puti pasti bergerak," ujarnya ditemui usai memimpin rapat koordinasi internal di Sidoarjo, Jatim, Jumat (24/10).

Selain Puti, sejumlah kader nasional partai dari pusat yang akan turun lainnya adalah Bambang Dwi Hartono (anggota DPR RI sekaligus mantan Wali Kota Surabaya ) serta Indah Kurnia (anggota DPR RI). Tak hanya itu, Hasto juga menegaskan bahwa Whisnu Sakti Buana yang merupakan mantan ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus bekas Wakil Wali Kota Surabaya saat ini juga akan bersama-sama memenangkan Eri Cahyadi-Armuji.

Baca Juga

Whisnu yang kini duduk sebagai pengurus inti DPD PDI Perjuangan Jatim itu mendapatkan tugas khusus menggalang dukungan di Pilkada Surabaya. "Saya pastikan tidak ada yang membelot karena semua kader taat asas dan kader solid. Kalau ada yang membelot sanksinya pasti pecat," ucap Hasto menegaskan.

Pilkada Surabaya 2020 yang digelar 9 Desember 2020 diikuti dua pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, yaitu Eri Cahyadi-Armudji nomor urut 1 dan Mahcfud Arifin-Mujiaman di nomor urut 2. Pasangan nomor urut 1 diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI, serta enam partai politik nonparlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Sedangkan, pasangan nomor urut 2 diusung koalisi delapan partai politik, yaitu PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai NasDem serta didukung partai nonparlemen, Partai Perindo.

Sumber : Antara
 
 

BERITA LAINNYA