Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Khofifah Ingatkan Protokol Kesehatan dalam Pilkada

Selasa 20 Oct 2020 02:59 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani

Pilkada Serentak (Ilustrasi)

Pilkada Serentak (Ilustrasi)

Foto: Antara/Rahmad
Seluruh tahap Pilkada serentak dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pemantapan sinergi dan koordinasi terkait penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 di Convention Hall Grand City Surabaya, Senin (19/10). Khofifah menyebut, ada beberapa hal penting yang perlu diwaspadai mengingat Pilkada serentak digelar di tengah situasi pandemi Covid-19.

"Mulai dari penerapan protokol kesehatan selama proses Pilkada, meningkatkan angka partisipasi pemilih, sampai dengan mengantisipasi berbagai kerawanan yang timbul," kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, harus dipastikan seluruh tahap Pilkada serentak dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, kata dia, para petugas Pemilu mulai dari PPS, PPK, dan KPPS harus dipastikan dalam kondisi sehat dan terbebas dari Covid-19.

Khofifah pun meminta bupati dan wali kota di daerah-daerah yang menyelenggarakan Polkada serentak melakukan koordinasi teknis pelaksanaan rapid test atau swab test bagi para petugas tersebut. Koordinasi yang dilakukan terkait dengan kebutuhan tenaga kesehatan serta jangka waktu hasil pelaksanaan tes tersebut tidak kadaluarsa atau masih berlaku saat Pilkada.

“Mari lakukan pemetaaan kepada seluruh aparatur yang terlibat dalam proses pemungutan suara ini agar rakyat sehat, ekonominya sehat, dan pilkadanya sehat,” kata Khofifah.

Terkait kebutuhan tenaga kesehatan, Khofifah meminta kabupaten/ kota yang tidak melaksanakan Pilkada dapat memberikan dukungan atau bantuan kepada daerah yang membutuhkan bantuan. Terutama di daerah-daerah yang memiliki daftar pemilih tetap (DPT) dalam jumlah besar.

Khofifah juga meminta kepala daerah penyelenggara Pilkada serentak terus melakukan sosialisasi dan penyebarluasan informasi terkait pelaksanaan Pilkada serentak. Mengingat di tengah pandemi Covid-19 ini, masih banyak masyarakat di daerah yang tidak mengetahui waktu pelaksanaan Pilkada. Menurutnya ini penting agar tingkat partisipasi dan keikutsertaan masyarakat dalam Pilkada tinggi.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Fadil Imran mengingatkan agar dalam pelaksanaan Pilkada serentak tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi protokol kesehatan. Sesuai arahan Presiden Jokowi, kata Fadil, Polri tidak segan-segan menindak pasangan calon yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah.

"Untuk itu, Polri akan melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap aktivitas masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan Pilkada serentak," ujarnya.

 
 

BERITA LAINNYA