Tuesday, 5 Safar 1442 / 22 September 2020

Tuesday, 5 Safar 1442 / 22 September 2020

Pemilihan Kamala Harris dan Keterkejutan Trump

Rabu 12 Aug 2020 09:35 WIB

Red: Indira Rezkisari

Kandidat Presiden AS Joe Biden tampak bersama Senator Kamala Harris yang telah dipilih untuk mendampinginya sebagai kandidat Wakil Presiden AS.

Kandidat Presiden AS Joe Biden tampak bersama Senator Kamala Harris yang telah dipilih untuk mendampinginya sebagai kandidat Wakil Presiden AS.

Foto: EPA
Pemilihan Kamala Harris diyakini dongkrak dukungan kulit hitam bagi Joe Biden.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dwina Agustin, Lintar Satria

Kandidat calon Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah mengumumkan pemilihan senator Kamala Harrus sebagai wakilnya. Presiden Donald Trump pun menyatakan keterkejutannya. Trump menilai sosok Kamala tidak menghormati Biden selama debat pada pemilihan bakal calon presiden periode lalu.

Trump mengatakan, Harris sangat jahat kepada Biden selama debat dalam pemilihan bakal calon presiden dari Partai Demokrat tahun 2016. Dia sering menyerang Biden dan membuat keduanya terlihat sangat tidak akur.

"Salah satu alasan yang mengejutkan saya, dia mungkin lebih jahat daripada Pocahontas kepada Joe Biden. Dia sangat tidak menghormati Joe Biden dan sulit untuk memilih seseorang yang tidak sopan," ujar Trump.

Pernyataan Trump menyinggung peristiwa debat ketika Harris mengatakan Biden membuat komentar sangat menyakitkan tentang pekerjaan mantan wakil presiden di masa lalu dengan pengaturan pemisahan berdasarkan ras. Dia pun mengecam penentangan terhadap bus ketika sekolah mulai berintegrasi pada tahun 1970-an.

"Ada seorang gadis kecil di California yang merupakan bagian dari kelas dua untuk mengintegrasikan sekolah umum, dan dia naik bus ke sekolah setiap hari. Dan gadis kecil itu adalah aku," kata Harris. Terguncang oleh serangan Harris, Biden menyebut komentar tersebut sebagai salah menempatkan karakternya.

Perdebatan tersebut muncul kembali baru-baru ini dengan laporan salah satu teman terdekat Biden dan salah satu ketua komite pemeriksaan wakil presiden dan mantan Senator Connecticut, Chris Dodd, masih menyimpan kekhawatiran tentang debat tersebut. Mereka mengkhawatirkan Harris belum menyatakan penyesalan tentang peristiwa itu.

Beberapa orang kepercayaan Biden mengatakan serangan Harris memang membuat jengkel mantan wakil presiden. Namun, mereka menjalin hubungan persahabatan. Harris juga dekat dengan putra Biden, Beau, yang menjabat sebagai jaksa agung Delaware sementara dia memegang jabatan yang sama di California.

Tapi, Biden dan Harris sudah kembali menjalin hubungan yang hangat. Dalam acara yang diselenggarakan untuk Biden, Harris menyatakan kalau rekannya memiliki empati dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang terbukti untuk memenuhi kebutuhan sebagai presiden Amerika Serikat. Dia memuji kalau Biden memahami memahami dan mengerti posisi orang di sekitarnya.

"Dan memiliki keinginan yang tulus untuk membantu dan tahu bagaimana caranya berjuang untuk membawa kami ke tempat yang kami inginkan," katanya

Kamala Harris kini menjadi perempuan kulit hitam pertama yang maju dalam pemilihan presiden AS. Saat gelombang unjuk rasa ketidakadilan rasial terjadi di seluruh AS selama beberapa bulan terakhir. Tekanan pada Biden untuk memilih perempuan kulit hitam sebagai wakilnya semakin kuat. Harris juga warga Asia-Amerika pertama yang maju dalam pemilihan presiden.

"Saya merasa terhormat untuk mengumumkan saya memilih @KamalaHarris, pejuang berani untuk orang kecil dan salah satu pengabdi masyarakat terbaik, sebagai pasangan saya," cicit Biden di Twitter, Rabu (12/8). Tim kampanye Biden mengatakan mantan wakil presiden Barack Obama itu akan tampil bersama Harris di kampanye di Wilmington, Delaware.

Harris juga telah menyatakan menerima pinangan Biden sebagai wakil presiden AS. "@Joe Biden dapat menyatukan rakyat Amerika karena dia habiskan seluruh hidupnya berjuang untuk kami, saya merasa terhormat bergabung bersamanya sebagai calon wakil presiden dari partai kami," tulis Harris di Twitter.

Profesor Sekolah Hukum University of San Francisco Lara Bazelon memuji Harris saat perempuan kulit hitam itu berperan sebagai jaksa penuntut umum dan jaksa agung California. Ia mengatakan Harris telah 'melakukan perubahan penting' dalam hukum pidana. Ia berharap Harris dapat menjadi penasihat Biden dalam isu-isu itu.

"Dia memiliki dorongan yang bagus, keras dari kiri, saya sangat berharap ia dapat memanfaatkan momen itu dan menahan keinginan untuk bergerak ke arah moderat dan lebih aman," kata Bazelon.

Baca Juga

photo
Senator California Kamala Harris. - (EPA)

Selain karena advokasinya terhadap reformasi peradilan, keputusan Biden memilih Harris sebagai wakilnya juga karena perempuan 55 tahun itu memiliki hubungan yang cukup lama dengan keluarganya. Harris teman dari putra Joe Biden yakin Beau Biden yang menjabat sebagai Jaksa Agung Delaware.

"Ketika Kamala masih menjadi Jaksa Agung, ia bekerja sama dengan Beau, saya melihat mereka melawan bank-bank besar, membantu masyarakat kelas pekerja dan melindungi perempuan dan anak-anak dari kekerasan, saya bangga waktu itu, dan sekarang saya bangga memilikinya sebagai pasangan saya dalam kampanye ini," kata Joe Biden di media sosial Twitter.

Hubungan Harris dan Biden sempat merenggang dalam pemilihan calon presiden dari Partai Demokrat tahun lalu. Dalam debat Harris menyerang Biden mengenai sikap mantan Wakil Presiden Barack Obama itu terhadap kebijakan yang mewajibkan siswa menggunakan bus sekolah.

Ketika itu istri Biden, Jill Biden, mengatakan ia melihat serangan itu seperti 'pukulan di perut'. Sementara beberapa staf Biden memandang Harris oportunistik.

Sejak mengumumkan mendukung Biden pada bulan Maret lalu, Harris menjadi pendukung tangguh politikus berusia 77 tahun itu. Ia juga penggalang dana yang efektif bagi Biden. Pada bulan Agustus Biden mengatakan ia 'tidak menyimpan dendam' mengenai perdebatan tahun lalu.

Harris merupakan perempuan kulit hitam kedua yang terpilih sebagai Senator pada tahun 2016 lalu. Ia akan menjaring suara masyarakat Afrika-Amerika, salah satu basis massa terbesar Partai Demokrat.

Salah satu faktor kekalahan Hillary Clinton dari Donald Trump empat tahun yang lalu karena angka partisipasi pemilih masyarakat kulit hitam turun drastis hingga titik terendahnya. Biden memenangi perebutan kursi calon presiden dari Partai Demokrat karena suara masyarakat Afrika-Amerika di South Carolina bulan Februari.

Kini ia juga lalu butuh dukungan masyarakat Afrika-Amerika untuk melawan Trump. Negara bagian seperti Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin akan menjadi medan perebutan suara, dikutip dari Reuters.

Survei yang dilakukan oleh American University, dikutip dari AP, menyebut sebanyak 47 persen warga kulit hitam di bawah usia 30 tahun berencana memberikan suaranya untuk Biden. Dengan memilih Harris dukungan dari komunitas kulit hitam bisa bertambah hingga 73 persen dalam kelompok usia di bawah 30 tahun. Peningkatan tersebut sangat signifikan meski tetap lebih rendah dari kelompok usia lain.

Kamala Harris adalah mantan jaksa agung California. Ia merupakan keturunan Afrika-Amerika dan  Amerika-Asia Selatan. Harris lahir pada 20 Oktober 1964 di Oakland, California.

Dilansir dari situs Biography, setelah diterima di State Bar of California pada 1990, Harris memulai kariernya sebagai wakil jaksa wilayah di Alameda County. Dia menjadi pengacara di Career Criminal Unit, Kantor Kejaksaan Distrik San Fransisko pada 1998. Kemudian, pada 2000 dia diangkat sebagai kepala Divisi Komunitas dan Lingkungan. Pada saat itu, dia mendirikan Bureau of Children’s Justice pertama di negara bagian tersebut.  

photo
Bakal calon presiden Amerika Serikat Joe Biden. - (AP)


Pada 2003, Harris mengalahkan Terence Hallinan yang merupakan mantan bosnya untuk menjadi pengacara distrik San Fransisco. Prestasinya ketika menduduki jabatan tersebut di antaranya menawarkan pelatihan kerja dan program pendidikan untuk pelanggar hukum tingkat rendah.

Namun, di sisi lain Harris juga sempat mendapatkan kecaman karena menolak hukuman mati bagi anggota geng yang dihukum karena kasus pembunuhan pada 2004 oleh petugas polisi Isaac Espinoza.  

Dia mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Howard University dan Universitas Hastings di California. Harris menjabat sebagai jaksa agung negara pada 2010. Kemudian, setelah mengikuti pemilihan pada November 2016, Harris menjadi wanita keturunan Afrika-Amerika kedua dan keturunan Amerika-Asia Selatan pertama yang memenangkan kursi di Senat AS.

Selain itu, Harris juga pernah menduduki jabatan di Homeland Security and Governmental Affairs Committee, Select Committee on Intelligence, Committee on the Judiciary and Committee on the Budget.

Dalam sepak terjangnya, Harris telah mendukung sistem perawatan kesehatan, dan memperkenalkan undang-undang untuk meningkatkan akses ke situs rekreasi di daerah urban. Harris juga memberikan bantuan keuangan dalam menghadapi kenaikan biaya perumahan.

Harris melanjutkan pendakian politiknya dengan mengalahkan Jaksa Distrik Los Angeles, Steve Cooley untuk menduduki jabatan sebagai jaksa agung California pada November 2010. Selama menjabat sebagai jaksa agung California, Harris telah menyelesaikan negosiasi penyelesaian lima lembaga keuangan terbesar di negara itu, terkait praktik hipotek yang tidak tepat.

Harris meluncurkan kampanye kepresidenannya pada awal 2019 dengan slogan "Kamala Harris Untuk Rakyat" yang merujuk pada pekerjaan di ruang sidang. Dia adalah salah satu pesaing dengan kemungkinan tertinggi dalam pemilihan pendahuluan Demokrat yang ramai dan menarik 20.000 orang ke rapat umum kampanye pertamanya di Oakland.

Tapi, pesonanya memudar ketika latar belakang penegakan hukumnya memicu keraguan dari beberapa orang progresif. Dia pun menghadapi masalah penggalangan dana dan secara tiba-tiba memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan pada Desember 2019, dua bulan sebelum pemungutan suara pertama dilakukan.

Kembali ke kursi Senator, Harris mencoba menonjolkan sikap, terutama dalam momen pembunuhan George Floyd. Pada Juni, dia bersama-sama rekannya mensponsori undang-undang yang akan melarang polisi menggunakan chokeholds dan surat perintah tanpa peringatan, menetapkan standar penggunaan kekuatan nasional, dan membuat pendaftaran pelanggaran polisi nasional. Peraturan itu juga akan mereformasi sistem kekebalan yang memenuhi syarat yang melindungi petugas dari tanggung jawab.

Daftar tersebut seakan menjawab tuntutan kepada Harris ketika melakukan reformasi saat memimpin Departemen Kehakiman California. Meskipun dia meminta petugas Departemen Kehakiman untuk memakai kamera tubuh, dia tidak mendukung undang-undang yang mewajibkan hal itu di seluruh negara bagian.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA