Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

iPhone 12 Dirilis Oktober Mendatang

Ahad 02 Aug 2020 12:52 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Nora Azizah

Jadwal rilis iPhone 12 akan tertunda beberapa pekan dari jadwal biasanya (Foto: ilustrasi ponsel iPhone)

Jadwal rilis iPhone 12 akan tertunda beberapa pekan dari jadwal biasanya (Foto: ilustrasi ponsel iPhone)

Foto: Flickr
Perilisan iPhone 12 ditunda beberapa pekan dari jadwal biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CFO Apple Inc, Luca Maestri, mengatakan, jadwal rilis iPhone 12 akan tertunda beberapa pekan dari jadwal biasanya. Apple biasanya merilis ponsel terbarunya di bulan September.

iPhone 11, misalnya, dirilis pada 20 September. Oleh karena itu, majalah Forbes memperkirakan jadwal rilis iPhone 12 adalah pada 2 Oktober 2020. Meski terunda, setidaknya calon pembeli memiliki lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan rencana membeli produk terbaru Apple itu berdasarkan sejumlah bocoran yang sudah beredar.

Melansir Forbes, Ahad (2/8), jelang peluncuran iPhone 12, kini pihak Apple juga tengah terkendala soal stok produk. Jon Prosser, orang yang kerap membocorkan terkait produk Apple, mengatakan, perusahaan raksasa teknologi itu kini sedang terhuyung-huyung mempersiapkan stok iPhone 12 dan iPhone 12 Pro.

Jika tak berjalan mulus hingga jadwal peluncuran, jumlah masing-masing produk tak akan sama banyak di pasaran. Namun, Maestri menyampaikan kabar baik bahwa stok produk akan "tersedia dalam beberapa pekan kemudian (seperti biasanya)".

Baca Juga

Sebelumnya, Apple mengumumkan bahwa ponsel iPhone ke depan akan bisa berfungsi sebagai terminal pembayaran. Hal itu menjadi sangat mungkin lantaran Apple baru saja mengakuisisi Mobeewave, sebuah startup pembayaran digital.

Teknologi yang dikembangkan Mobeewave adalah proses pembayaran dengan menggunakan kartu kredit atau smartphone di smartphone lain. Untuk bekerja, aplikasi Mobeewave hanya membutuhkan chip NFC. Alhasil, pengguna aplikasi tak lagi perlu terminal kartu atau mesin electronic data capture atau (EDC) untuk bertransaksi.

Sederhananya, pengguna hanya perlu membuka aplikasi, mengetikkan jumlah dana, lalu menempelkan kartu kredit di belakang ponsel. Aplikasi kemudian akan memproses pembayaran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA