Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Friday, 24 Zulhijjah 1441 / 14 August 2020

Harga dan Kejar Bola Jadi Hal Penting dalam Bisnis Kuliner

Selasa 28 Jul 2020 19:06 WIB

Red: Nora Azizah

Bisnis di bidang kuliner memiliki sederet tantangan (Foto: ilustrasi pameran kuliner)

Bisnis di bidang kuliner memiliki sederet tantangan (Foto: ilustrasi pameran kuliner)

Foto: Google
Chef Arnold membagikan sedikit tips untuk bisnis di bidang kuliner.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chef sekaligus CEO Digitarasa, Arnold Poernomo, mengatakan, salah satu hal penting untuk memenangkan hati pelanggan di bidang industri kuliner adalah dengan membangun hubungan yang kuat. Tak hanya itu, harga juga berpengaruh.

"Harga yang Anda tawarkan pada konsumen bisa menjadi hal sensitif namun ini bisa tertutupi nilai-nilai yang Anda berikan selaku pemilik usaha kuliner, misalnya yang sifatnya sentimental," ujar Chef Arnold dalam diskusi virtual Digitarasa Batch 2, Selasa (28/7).

Arnold mengatakan, dengan memberikan catatan kecil pada produk untuk pelanggan juga bisa menjadi apresiasi pada mereka. Konsumen akan merasa terapresiasi.

"Bisa juga tester. Kejar bola penting. Sentimental value atau loyality card atau beli tiga (produk) dapat something free," kata dia.

Hal lain, jangan lupakan promosi dengan menyediakan customer service walau banyak kompetitor di bidang usaha makanan yang dijalankan. Kemudian, pelajari strategi pemasaran para kompetitor Anda.

Arnold tak menampik bisnis di bidang kuliner memiliki sederet tantangan. Terkadang hal ini menjadi masalah bagi penggiat, mulai dari produk hingga mencari partner atau mitra yang tepat.

Baca Juga

Di sisi lain, pengusaha terjebak dalam model bisnis konvensional dan tidak dapat menemukan target pasar yang tepat. Pengetahuan yang minim dalam mengembangkan operasi bisnis yang lebih baik juga menjadi tantangan.

"Kami coba memberikan insight bagaimana bisa memaksimalkan penjualan di platform GoFood. Walau bisnis makanan, kita suka lupa berbisnis. Kita akan berikan tips bagaimana manajemen bisnis dengan baik," tutur Arnold.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA