Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

Sunday, 24 Jumadil Awwal 1441 / 19 January 2020

HNW Diplomasikan Berbagai Hal dengan Parlemen Malaysia

Selasa 07 Aug 2018 21:20 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Kunjungan wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid ke Malaysia.

Kunjungan wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid ke Malaysia.

Foto: Dok MPR
HNW menyinggung soal penyelundupan narkoba di antara Indonesia dan Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Wakil Ketua MPR RI M. Hidayat Nur Wahid (HNW) melakukan kunjungan ke parlemen Malaysia  di Kuala Lumpur Senin (5/8). HNW dan rombongan diterima Yang Dipertua parlemen Malaysia Dato Mohammad Ariff, Timbalan Yang dipertua Parlemen Malaysia Dato Mohd Rashid Hasnon, dan anggota Parlemen Malaysia Nurul Izzah. 

Dalam sambutannya HNW menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Malaysia dalam menyelenggarakan pemilu yang demokratis, dan pergantian kepemimpinan nasional secara aman dan damai tanpa ada perpecahan.

"Itu menujukan bahwa negara yang mayoritas Muslim, khususnya Melayu, bisa menjadi contoh dalam berdemokrasi. Tetap damai, dinamis, Tanpa ada pertumpahan darah," ujar HNW.

Dia berharap bisa bekerja sama dengan parlemen Malaysia yang dipimpin Pakatan Harapan untuk menguatkan praktik demokrasi di negeri mayoritas Muslim. Selain itu, juga membantu memberikan solusi bagi permasalahan di Kawasan Asia Tenggara.

HNW mendorong agar parlemen Malaysia turut berpartisipasi secara kuat terhadap masalah-masalah yang dihadapi umat khususnya di Asia Tenggara. Misalnya, menyelesaikan masalah pengungsi Rohingya dan membantu bangsa Moro di Mindanao, Filipina Selatan.

 "Kita, parlemen Malaysia dan Indonesia, harus berpartisipasi membantu bangsa Moro di Mindanao, agar otonomi khusus yang baru saja mereka dapatkan, akan sepenuhnya menjadi solusi untuk keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan  masyarakat di Mindanao," kata dia.

photo
Kunjungan wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid ke Malaysia.

Disamping itu HNW menyinggung masalah maraknya penyeludupan narkoba dari Malaysia yang menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan. HNW berharap parlemen Malaysia bisa membuat aturan perundangan untuk mencegah masuknya narkoba ke Indonesia melalui kawasan Malaysia, dengan memberlakukan hukuman mati.

HNW juga berharap dengan banyaknya WNI yang bekerja dan bermukim di Malaysia bisa menjadi alat pemersatu dan mempererat hubungan kedua negara dan saling menghormati serta menghargai antara pemberi kerja dan penerima kerja.

Yang Dipertua Dewan Rakyat setuju bahwa Malaysia dan Indonesia harus aktif dan turut serta dalam mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara. Ia berharap diplomasi parlemen seperti itu terus dilakukan agar parlemen dapat memberikan kontribusi yang positif.

Selain bertemu yang Dipertua Dewan Rakyat, rombongan HNW juga bertemu dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Malaysia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler