Celana Jeans Tertua di Dunia Ditemukan

Celana jeans tertua itu telah terjual seharga 114 ribu dolar AS.

Jason Bean/The Reno Gazette-Journal via AP
Sepasang celana kerja, kemungkinan dibuat oleh atau untuk Levi Strauss, dari SS Amerika Tengah terlihat di sebuah gudang di Sparks, Nev., pada 4 Mei 2022. Ditarik dari bagasi yang tenggelam di sebuah kapal karam tahun 1857 di lepas pantai North Carolina, celana kerja yang digambarkan oleh pejabat lelang sebagai celana jeans tertua di dunia telah terjual seharga $114.000.
Rep: Dwina Agustin Red: Friska Yolandha

REPUBLIKA.CO.ID, RENO -- Celana yang tertua ditemukan di bagasi yang tenggelam di sebuah kapal karam dari 1857 di lepas pantai Carolina North. Benda tersebut telah terjual seharga 114 ribu dolar AS. 

Baca Juga

Celana hitam penambang yang telah tercorak warna putih dominan yang memiliki lima kancing ini merupakan 270 artefak era Gold Rush yang ditemukan. Holabird Western American Collections menyatakan, benda-benda itu terjual dengan total hampir satu juta dolar AS di Reno akhir pekan lalu. 

Ada ketidaksepakatan tentang apakah celana itu memiliki kaitan dengan bapak jeans biru modern Levi Strauss. Pertentangan ini karena celana jeans yang ditemukan ini berusia 16 tahun lebih tua dari celana jeans pertama yang secara resmi diproduksi oleh Levi Strauss & Co yang berbasis di San Francisco pada 1873. 

Tapi beberapa pihak mengatakan, bukti sejarah menunjukkan bahwa ada kaitan dengan Strauss, yang merupakan pedagang grosir barang yang kaya raya pada saat itu. Celana tersebut bisa menjadi versi paling awal dari apa yang akan menjadi jeans ikonik beredar saat ini.

Sedangkan sejarawan dan direktur arsip perusahaan Tracey Panek mengatakan, klaim apa pun tentang asal usulnya adalah spekulasi. "Celana itu bukan milik Levi's dan saya juga tidak percaya itu adalah celana kerja penambang," tulisnya. 

Panek mengatakan, Levi Strauss & Co dan Jacob Davis, seorang penjahit Reno, menerima Paten AS pada Mei 1873 untuk "Peningkatan dalam Pembukaan Kantung Pengencang." Berbulan-bulan kemudian, perusahaan mulai memproduksi celana Jeans Levi's 501 yang merupakan jeans biru modern pertama.

Menurut Panek, celana yang ditemukan di kapal karam tidak memiliki merek perusahaan, tidak ada tambalan, kancing, atau bahkan paku keling. Fitur inovasi ini dipatenkan pada 1873. 

Panek juga menegaskan, temuan itu juga tidak seperti celana kerja khas penambang di arsip miliknya. Dia mengutip warna, desain yang tidak biasa dengan lubang kancing samping ekstra, dan kain non-denim yang lebih ringan daripada kain yang digunakan untuk pakaian paling awal. 

 

Terlepas dari asalnya, tidak dapat disangkal celana itu dibuat sebelum SS Amerika Tengah tenggelam dalam badai pada 12 September 1857. Kapal itu penuh sesak dengan penumpang yang memulai perjalanan di San Francisco dan sedang dalam perjalanan ke New York melalui Panama. 

Dari perjalanan ini, tidak ada indikasi celana kerja tua yang berasal dari era Gold Rush ada. “Jeans penambang itu seperti bendera pertama di bulan, momen bersejarah dalam sejarah,” kata Dwight Manley mitra pengelola California Gold Marketing Group yang memiliki artefak dan melelangnya.

Celana itu berasal dari bagasi seorang pria Oregon John Dement yang bertugas di Perang Meksiko-Amerika. "Pada akhirnya, tidak ada yang bisa mengatakan ini atau bukan Levi's dengan kepastian 100 persen, " kata Manley. 

Tapi, Manley menegaskan, celana itu adalah satu-satunya jeans Gold Rush yang diketahui "Tidak ada dalam koleksi mana pun di dunia," ujarnya. 

Pesiden perusahaan lelang Fred Holabird mengatakan, tidak ada cara untuk membandingkannya secara historis atau ilmiah dengan yang dibuat pada 1873 hingga 1857 dan saat Strauss keluar dengan jenis terbaru. Dia menyoroti dengan masalah bahan, ketersediaan produk, teknik pembuatan, dan distribusi pasar .

 

Levi Strauss & Co telah lama menyatakan, perusahaan tersebut hanyalah grosir dan tidak memproduksi pakaian hingga 1873. Namun Holabird yakin celana itu dibuat oleh subkontraktor Strauss.

 
Berita Terpopuler