Kemenag: KUA Wajib Lakukan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin

Bimwin Catin merupakan program unggulan KUA dalam mempersiapkan keluarga sakinah

Kemenag
Bimtek Fasilitator Bimwin Catin Angkatan 3 di Hotel Orchardz Industri, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).
Red: Christiyaningsih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama mewajibkan petugas KUA melaksanakan Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (Bimwin Catin). Bimwin Catin merupakan program unggulan KUA dalam mempersiapkan masyarakat menggapai keluarga sakinah.

Baca Juga

"Sepulang dari Bimtek ini, bapak dan ibu wajib melakukan Bimwin Catin. Bimwin Catin itu wajib," ungkap Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag Agus Suryo Suripto dalam Bimtek Fasilitator Bimwin Catin Angkatan 3 di Hotel Orchardz Industri, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).

Suryo melanjutkan, Bimwin Catin terdiri dari 12 jam pelajaran. Selain materi seputar keluarga sakinah, Catin juga diberi wawasan kesehatan reproduksi dan kemandirian ekonomi berbasis keluarga. "Lakukan Bimwin secara klasikal selama dua hari. Jika belum memungkinkan, lakukan Bimwin mandiri," tambahnya. 

Bimwin Mandiri dilaksanakan secara personal dan terjadwal. Kepala KUA, Penghulu, dan Penyuluh Agama Islam yang telah mengikuti Bimtek Bimwin Catin secara terjadwal memberikan edukasi dan keterampilan membangun keluarga sakinah. "Jadwalkan selama dua sampai tiga hari dalam satu pekan. Menjadi kewajiban kita memberikan edukasi dan bimbingan kepada Catin agar keluargnya sakinah," sambungnya.

Selain klasikal dan mandiri, Suryo juga menganjurkan Bimwin secara virtual. Kemudahan teknologi hendaknya dimanfaatkan untuk memudahkan dalam membimbing dan melayani masyarakat. "Kemajuan teknologi membuat batas ruang dan waktu tidak lagi menjadi persoalan," tandas mantan kakankemenag Kabupaten Banjarnegara ini.

 

 
Berita Terpopuler