Kronologi Lengkap Tumbangnya Facebook-Instagram dan WhatsApp

Layanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp sempat tumbang pada Selasa.

AP/Richard Drew
Facebook mengungkap penyebab tumbangnya layanan media sosial Facebook, Instagram, dan aplikasi percakapan WhatsApp.
Red: Reiny Dwinanda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layanan Facebook, WhatsApp dan Instagram sudah kembali normal setelah sempat tumbang selama berjam-jam pada Selasa (5/10) lalu. Lalu, apa sebetulnya yang membuat perusahaan besar seperti Facebook bisa mengalami gangguan seperti itu?

"Pemadaman ini dipicu sistem yang mengatur kapasitas jaringan tulang punggung global kami," kata Wakil direktur infrastruktur di Facebook, Santosh Janardhan, melalui tulisan di blog resmi Facebook, dikutip Rabu.

Tulang punggung yang dimaksud adalah jaringan yang dibangun Facebook untuk menghubungkan semua fasilitas komputasi. Jaringan tulang punggung ini berupa kabel serat optik sepanjang puluhan ribu mil yang menghubungkan semua pusat data (data center) milik Facebook.

Lalu lintas data antarfasilitas komputasi ini diatur oleh router. Secara berkala, Facebook mengadakan perawatan infrastruktur, seperti memperbaiki kabel yang rusak dan memperbarui perangkat lunak di router.

Saat perawatan infrastruktur kemarin, Facebook bermaksud memasukkan perintah (command) untuk memeriksa ketersediaan kapasitas tulang punggung. Tapi, perintah tersebut justru memutus pusat data mereka.

"Sistem kami dirancang untuk audit perintah seperti ini untuk mencegah kesalahan seperti ini, namun sebuah bug di perangkat audit mencegah sistem mematikan perintah tersebut," kata Santosh.

Baca Juga

Baca juga : Selain Minum Sambil Berdiri, Apa yang Bikin Perut Membuncit?

Perubahan konfigurasi ini menyebabkan koneksi server dari pusat data ke internet putus. Masalah ini bertambah karena server DNS tidak bisa berkomunikasi dengan border gateway protocol (BGP) jika DNS tidak bisa berkomunikasi dengan pusat data.

"Hasil akhirnya, server DNS kami tidak terjangkau meski pun mereka masih beroperasi. Akibatnya, mustahil internet menemukan server kami," kata Santosh.

Facebook akhirnya mengirim insinyur datang langsung ke lapangan untuk menyetel ulang sistem. Fasilitas fisik perusahaan teknologi biasanya menerapkan perlindungan keamanan yang sangat tinggi agar tidak bisa diakses sembarangan

Perangkat keras dan router Facebook dirancang supaya sulit dimodifikasi meski pun diakses secara fisik. Tim di lapangan pun membutuhkan banyak waktu untuk mengakses perangkat keras.

Begitu jaringan tulang punggung bisa diperbaiki, Facebook menghadapi masalah baru. Mereka tidak bisa serta-merta mengembalikan layanan secara penuh karena sistem bisa jebol akibat lalu lintas melonjak.

"Pada akhirnya, layanan kami kembali relatif cepat tanpa kegagalan sistem lebih jauh," kata Santosh.

Di Indonesia, masalah pada produk-produk Facebook ini terjadi sekitar dini hari sampai pagi. Facebook, Instagram, dan WhatsApp diperkirakan padam selama enam jam.

Baca juga : 70 Juta Orang Daftar Telegram Selama WhatsApp Gangguan

 
Berita Terpopuler