OIAA: Prof Huzaemah Cendikiawan Berintegritas Tinggi

OIAA merasa kehilangan cendikiawan Prof Huzaimah Tahido Yanggo.

Istimewa
Ilmuwan dan ahli Fiqh Prof. DR. Huzaimah Tahido Yanggo, MA.
Rep: Ratna Ajeng Tejomukti Red: Agung Sasongko

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Organisasi Islam Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, TGB Muhammad Zainul Majdi mengaku merasa kehilangan seorang cendekiawan muslimah Prof. Huzaimah Tahido Yanggo yang terus mengayominya selama ini.

Baca Juga

"Saya kenal Prof Huzaimah sudah lama. Dulu ketika masih di Kairo nama beliau banyak disebut sebagai seorang alumni Al Azhar yang memiliki kompetensi kuat di dalam ilmu fikih,"ujar dia kepada Republika, Jumat (23/7).

Ketika berjumpa di tanah air pun TGB melihat sosok Prof Huzaemah sebagai seorang cendekiawan yang memiliki integritas sangat tinggi. Selama ini beliau menyampaikan pandangan hukum dengan lugas dan tegas. 

Almarhum juga memiliki sifat sangat mengayomi ketika berkomunikasi dengannya terutama kaum muda. 

 

 

"Beliau sangat mengedepankan sifat mengayomi. Menganggap kami sebagai adik bahkan anak juga. Bahasa-bahasa yang membuat kami secara pribadi merasa dekat walupun jarang berjumpa secara fisik khususnya akhir-akhir ini di masa pandemi,"tutur dia.

Selain itu di tengah kesibukan yang padat, almarhum bersedia menjadi Wakil Ketua Umum OIAA. Padahal melihat senioritas dan keilmuan tentu beliau lebih pantas menduduki jabatan lebih dari itu. 

Namun ketika TGB menggantikan Prof Quraish Shihab sebagai ketua umum, Almarhumah memilih berada di posisi saat ini sebagai bagian regenerasi. Karena beliau menginginkan adanya estafet kepemimpinan dalam alumni Al Azhar. 

 

"Semoga Allah merahmati beliau yang tidak banyak bicara, tetapi sekali bicara isinya penuh makna. Kami juga berharap akan lahir pengganti beliau yang memahami betul hukum Islam tidak hanya mengerti secara tekstual tetapi juga mengimplementasikan secara kontekstual baik hukum maupun formulasi ulama dalam konteks keindonesiaan,"ujar dia.

 
Berita Terpopuler