PBB Serukan 2021 Sebagai Tahun Penyembuhan

Ambisi utama PBB pada 2021 adalah membangun koalisi global netralitas karbon

Sekretaris Jenderal PBB mengimbau kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan global dalam pidato akhir tahun Senin (28/12).
Red: Nur Aini

 

Baca Juga

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Sekretaris Jenderal PBB mengimbau kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan global dalam pidato akhir tahun Senin (28/12).

"Bersama-sama, mari berdamai di antara kita sendiri dan dengan alam, mengatasi krisis iklim, menghentikan penyebaran Covid-19, dan menjadikan 2021 tahun penyembuhan," kata Antonio Guterres dalam pesan video.

Guterres menyatakan tahun 2020 sebagai tahun penuh cobaan, tragedi, dan air mata. Dia juga melihat dampak Covid-19 telah meningkatkan kemiskinan, ketimpangan dan kelaparan.

Namun demikian, Guterres optimistis Tahun Baru 2021 memiliki "secercah harapan".

“Jika orang-orang bekerja sama dalam persatuan dan solidaritas, sinar harapan bisa menjangkau seluruh dunia di tahun depan,” ucap Guterres.

 

Guterres menekankan perubahan iklim dan Covid-19 adalah krisis yang hanya dapat ditangani secara bersama-sama sebagai upaya menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Guterres mencatat target utama PBB pada 2021 adalah membangun koalisi global demi mewujudkan netralitas karbon pada 2050.

"Menyembuhkan dampak virus. Memulihkan masyarakat dan ekonomi yang terpuruk. Menyudahi perpecahan. Dan mulai menyembuhkan planet ini. Itu harus menjadi Resolusi Tahun Baru kita untuk 2021," pungkas Guterres.

 
Berita Terpopuler