Barkley Cerita Amarah Lampard Saat Chelsea Lawan Leicester

Lampard kecewa dengan penampilan Chelsea babak pertama dan membuat pergantian pemain.

EPA-EFE/Tim Keeton
Ross Barkley, pencetak gol kemenangan Chelsea atas Leicester City di Piala FA.
Rep: Frederikus Bata Red: Israr Itah

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Chelsea susah payah menundukkan Leicester City pada perempat final Piala FA musim 2019/2020 di Stadion King Power, Ahad (28/6) malam WIB. Chelsea unggul tipis 1-0 di markas Leicester. 

Baca Juga


Pemain pengganti Ross Barkley menjadi pahlawan. Pada menit ke-63, eks Everton itu merobek jala Kasper Schmeichel usai mendapat umpan silang Willian. 

Sejatinya kubu London Biru tampil buruk pada babak pertama. Menurut Barkley, pelatih Frank Lampard sampai mengeluarkan seruan keras. "Penampilan tadi tidak cukup untuk bagus bagi pemain yang mengenakan seragam Chelsea," kata Barkley menirukan ucapan arsiteknya kepada BT Sport, dikutip dari Football London, Senin (29/6). 

Ia sependapat dengan pernyataan mentornya. Menyikapi hal tersebut, Lampard melakukan perubahan. Sang juru taktik memasukkan Barkley, Mateo Kovacic, dan Cesar Azpilicueta. Ia menarik Reece James, Billy Gilmour, juga Mason Mount. 

Alur permainan Chelsea langsung berubah. Barkley memenangkan duel di kotak penalti hingga membobol gawang tuan rumah. "Kami banyak berlatih seperti itu. Dia (Lampard), mendorong kami para gelandang untuk masuk ke kotak penalti. Seperti yang Anda lihat hari ini," tutur penggawa tim nasional Inggris tersebut. 

Dengan demikian, Chelsea berada di babak empat besar. Christian Pulisic dan rekan-rekan bersaing ketat dengan Manchester United, Arsenal, dan Manchester City untuk trofi juara. 

Undian mempertemukan Chelsea dengan MU pada laga semifinal yang akan berlangsung 1 Agustus di Stadion Wembley. MU melaju setelah menyingkirkan Norwich City lewat perpanjangan waktu dengan skor 2-1.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler