Market Share Daihatsu Naik Saat PSBB

Market share Daihatsu 18,4 persen pada bulan Mei.

ANTARA/Rivan Awal Lingga
Karyawan melayani calon pembeli mobil di Tunas Daihatsu, Tebet, Jakarta, Selasa (16/6/2020). Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan, penjualan mobil di Indonesia pada Mei 2020 hanya mencapai 17
Rep: Eric Iskandarsjah Z Red: Dwi Murdaningsih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Mei 2020 merupakan periode paling sulit bagi industri otomotif. Bulan itu pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada beberapa wilayah sehingga otomatis membuat pasar pun melemah.

Meski demikian, ternyata Daihatsu berhasil mencatat peningkatan market share pada Mei. Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra mengatakan, secara year to date, penjualan Daihatsu memang mengalami penurunan.

"Tetapi, market share Daihatsu mengalami kenaikan dari 18 persen pada Mei 2019 menjadi 18,4 persen pada Mei 2020," kata Amelia dalam keterangan pers kepada Republika.co.id pada Kamis (18/6).

Secara total, penjualan Daihatsu pada pasar wholesales sepanjang tahun ini adalah sebesar 49.443 unit. Sedangkan penjualan ritel selama Januari hingga Mei 2020 adalah sebanyak 48.019 unit.

Artinya, lanjut dia, penjualan ritel pada Januari hingga Mei mengalami penurunan sekitar 39 persen. Hal ini sekaligus menunjukan bahwa Daihatsu mengalami penuruna yang lebih rendah dibanding penurunan pasar nasional yang mencapai 40 persen.

Sedangkan untuk wholesales, pasar nasional sendiri juga mengalami penurunan sebesar 41 persen. Sedangkan penurunan yang dialami oleh Daihatsu hanya sebesar 39 persen.

"Artinya market share Daihatsu secara whole sales juga mengalami kenaikan dari 19,2 persen di tahun 2019 menjadi 19,9 persen di tahun 2020," ucap dia.

Menurutnya, penjualan retail sales Daihatsu secara model masih tetap didominasi oleh Sigra dengan raihan 13.846 unit atau berkontribusi sebesar 28,8 persen terhadap total penjualan Daihatsu. Model terlaris berikutnya adalah Gran Max (pickup) 9.483 unit (19,7 persen) dan Terios 7.687 unit (16 persen).

Pada bulan berikutnya, Daihatsu pun berharap pasar dapat mengalami pertumbuhan seiring dengan masa transisi menuju new normal.

“Memasuki bulan Juni 2020, sudah banyak area di Indonesia yang melakukan relaksasi PSBB sehingga roda perekonomian mulai menggeliat kembali. Kami berharap pasar mobil Indonesia akan membaik seiring dengan peningkatan ekonomi Indonesia," ucapnya.

Baca Juga


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
Berita Terpopuler