Friday, 25 Jumadil Akhir 1443 / 28 January 2022

Pelatih Lazio Semakin Frustrasi dengan Kondisi Timnya

Senin 29 Nov 2021 12:26 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Pelatih Lazio Maurizio Sarri (kiri).

Pelatih Lazio Maurizio Sarri (kiri).

Foto: EPA-EFE/ELISABETTA BARACCHI
Lazio dihajar 0-4 oleh Napoli.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPLES -- Pelatih Lazio Maurizio Sarri semakin frustrasi dengan timnya usai dibantai empat gol tanpa balas oleh Napoli dalam pertandingan Serie A, di Stadion Diego Armando Maradona, Senin (29/11) dini hari WIB. Ia kesulitan membawa para pemainnya cepat beradaptasi dengan taktiknya.

Sarri harus lebih bersabar dengan transformasii taktik dari pelatih Lazio sebelumnya, Simone Inzaghi, ke gaya permainan dirinya. Para pemain Lazio sudah sangat akrab dengan gaya permainan Inzaghi yang kini menjadi pelatih Inter Milan. Sarri pun mengakui membutuhkan waktu untuk transformasi.

Baca Juga

“Kita perlu memahami dari mana pasang surut ini berasal dan mencoba memperbaikinya. Ini tidak mudah. Saya mengharapkan segalanya selain penampilan seperti ini malam ini. Masalahnya adalah tim kadang-kadang tak bergerak,” ujar Sarri usai pertandingan dilansir dari football Italia.

Sarri mengatakan timnya telah membuat langkah maju. Hanya saja Napoli tampil luar biasa sehingga Sarri tak segan menyebut mereka sebagai tim terbaik Serie A saat ini. Lazio kesulitan mengembangkan permainan ketika dua gol bersarang ke gawangnya.

Napoli, lanjut Sarri adalah tim dengan kualitas umpan yang tinggi. Di sisi lain, Lazio selalu memulai pertandingan dengan terlambat dan bukan sebagai tim. Menurut Sarri, pasukannya lebih bermain secara individu.

“Saya melihat tim yang berjuang untuk selalu fokus. Bermain setiap tiga hari itu sulit, tetapi tidak dapat diterima untuk beralih dari 10 ke 1 dalam hal intensitas dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Kami terus bereaksi pada penerimaan bola, bukan transmisinya, jadi kami selalu terlambat,” kata dia menegaskan.

Sarri juga berkomentar mengenai Felipe Anderson yang tampil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia kemudian ditarik pada babak kedua. Sarri mengakui ketika performanya buruk, Anderson akan benar-benar tampil buruk.

Tetapi ketika dalam kondisi bagus maka akan tampil luar biasa. Saat ini, Anderson sedang dalam fase penurunan performa. Kendati demikian, situasi ini harus ia jalani dan memakan waktu untuk kembali ke top performa.

Laga tersebut merupakan lawatan pertama Sarri kandang Napoli sejak berganti nama menjadi Diego Armando Maradona. Sarri mengaku perasaannya tenang dalam mempersiapkan tim untuk laga tersebut. Dua tahun lalu, Sarri datang ke stadion tersebut dengan perasaan stres.

“Secara alami, hati saya ada di kota ini. Saya menyukainya, saya menyukai Neapolitans dan itu tidak akan pernah menjadi kunjungan normal di sini bagi saya,” kata Sarri.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA