Tuesday, 9 Rajab 1444 / 31 January 2023

Nick Carter Digugat Atas Kasus Pelecehan Seksual pada 2001 Silam

Jumat 09 Dec 2022 17:11 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Nora Azizah

Nick Carter digugat atas pelecehan seksual yang dilakukan setelah konser.

Nick Carter digugat atas pelecehan seksual yang dilakukan setelah konser.

Foto: AP
Nick Carter digugat atas pelecehan seksual yang dilakukan setelah konser.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Member Backstreet Boys, Nick Carter, digugat atas tuduhan pelecehan seksual oleh seorang wanita yang mengaku telah dilecehkan ketika masih remaja. Wanita yang diketahui bernama Shannon Ruth tersebut menuduh Carter melakukan pelecehan seksual di bus tur setelah konser pada tahun 2001.

Dalam dokumen gugatan, Ruth yang menderita autisme dan cerebral palsy, mengklaim bahwa insiden itu terjadi ketika dirinya mengantri untuk mendapatkan tanda tangan dari para member Backstreet Boys usai pertunjukkan di Tacoma, Washington. Hingga kemudian, Carter mengajaknya menunggu di bus.

Baca Juga

Penyanyi yang ketika insiden berusia 21 tahun diduga menawarkan minuman kepada Ruth. Alih-alih memberinya jus apel sesuai dengan permintaan Ruth, Carter malah memberinya minuman berwarna merah yang dia sebut jus VIP. Meskipun Carter diduga mengatakan minuman itu adalah jus cranberry, Ruth yakin minuman tersebut mengandung alkohol.

Dokumen-dokumen itu mengklaim bahwa Carter membawa Ruth ke kamar mandi, lalu menuntut Ruth melakukan seks oral padanya. Setelah itu, Carter juga diduga terus menyerangnya secara seksual di tempat tidur. Ruth mengklaim bahwa dia masih perawan sebelum pertemuan itu, dan bahwa dia tertular HPV.

Ruth juga mengklaim bahwa dirinya mendapatkan ancaman dari Carter, sehingga dia takut untuk melapor. “Dia bilang akan memasukkan ku ke penjara jika dia memberitahu siapapun apa yang terjadi,” demikian kata Ruth dalam dokumen gugatan seperti dilansir dari People, Jumat (9/12/2022).

Namun demikian, sumber yang dekat dengan Carter menyangkal tuduhan itu. Michael Holtz, seorang pengacara Carter, mengatakan bahwa insiden yang konon terjadi lebih dari 20 tahun yang lalu ini tidak benar dan tidak memiliki dasar hukum.

"Sayangnya, selama beberapa tahun sekarang, Nona Ruth telah dimanipulasi untuk membuat tuduhan palsu tentang Nick. Tidak seorang pun boleh dibodohi oleh aksi pers yang didalangi oleh seorang pengacara oportunis,” kata Holtz.

Sebelumnya, Carter juga dituduh melakukan pemerkosaan oleh mantan penyanyi pop remaja Melissa Schuman. Menurut pernyataan Schuman pada 2017, insiden terjadi ketika dirinya berusia 18 tahun dan Carter berusia 22 tahun.

Sementara Carter membantah tuduhan pelecehan, dan mengatakan bahwa apapun yang terjadi di antara keduanya dilakukan atas dasar suka sama suka. Kantor Kejaksaan Distrik Los Angeles menolak kasus tersebut pada tahun 2018, dengan alasan berakhirnya undang-undang pembatasan.

Ini merupakan masa yang penuh gejolak bagi keluarga Carter, karena mereka telah berduka atas kehilangan Aaron Carter yang meninggal pada 5 November pada usia 34 tahun.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA