Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Ini Saran Nani untuk Erik Ten Hag Jelang Bigmatch MU Vs Liverpool

Jumat 19 Aug 2022 15:01 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Manchester United, Erik ten Hag.

Pelatih Manchester United, Erik ten Hag.

Foto: EPA-EFE/JOEL CARRETT
Nani memprediksi Ten Hag akan membuat banyak perubahan di skuad MU.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United (MU) memulai kampanye musim 2022/2023 dengan hasil negatif. MU kalah dalam dua pertandingan awal.

Pada pekan perdana, the Red Devils takluk 1-2 dari Brighton and Hove Albion. Teranyar, Harry Maguire dan rekan-rekan dibantai Brentford FC, empat gol tanpa balas. Hasil demikian membuat pelatih MU Erik ten Hag dalam sorotan.

Baca Juga

Ia mulai berada di jalan terjal. Niatnya untuk membawa Iblis Merah ke jalur semestinya, jauh panggang dari api. Kini lawan berat menanti.

Pada pekan ketiga, MU bertemu Liverpool. Kubu Manchester Merah bertindak sebagai tuan rumah. Tepatnya di Stadion Old Trafford, Selasa (23/8/2022) dini hari WIB.

Mantan winger Man United, Luis Nani, bereaksi. Sosok berkebangsaan Portugal itu memberi masukan untuk Ten Hag. Ia menyarankan sang arsitek tim melakukan dua hal ini.

Nani memprediksi Ten Hag membuat banyak perubahan. Oleh karenanya, pertama ia berharap pria Belanda itu tak perlu banyak berbicara kepada pemain dalam pekan ini. Keadaan demikian, menimbulkan tanda tanya di benak penggawa Iblis Merah.

"Setiap pemain akan berpikir: 'Oh pelatih marah, dan tidak mengatakan apa-apa'. Kemudian mereka berpikir: 'Siapa yang akan diturunkan?'. Dengan begitu semuanya habis-habisan di lapangan," kata sosok bernama lengkap Luis Carlos Almeida da Cunha ini dalam podcast Rio Ferdinand, dikutip dari liverpoolecho.co.uk, Jumat (19/8/2022).

Pilihan kedua, menurut Nani, Ten Hag bisa saja meningkatkan komunikasi alias berbicara lebih intens dengan semua pemainnya. Ia menuntut tanggung jawab maksimal satu per satu dari mereka. Namun jika harus memilih, ia berharap sang meneer sejenak bungkam.

"Saya lebih suka dia tidak mengatakan apa-apa karena Anda bisa mengalami hari yang buruk, itu bisa terjadi, tetapi itu akan membuat para pemain berpikir: 'Saya perlu berubah atau saya tidak cukup baik'," jelas pesepak bola yang kini bermain di Liga Australia itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA