Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Ganjar Apresiasi Strategi Pemulihan Ekonomi Kepala Daerah di Jateng

Senin 25 Apr 2022 14:12 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau stan UKM usai membuka Ramadan Fest dan UKM Virtual Expo 2022, yang digelar secara hybrid di halaman Setda Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Senin (18/4). Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi strategi pemulihan ekonomi di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau stan UKM usai membuka Ramadan Fest dan UKM Virtual Expo 2022, yang digelar secara hybrid di halaman Setda Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Senin (18/4). Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi strategi pemulihan ekonomi di Jawa Tengah.

Foto: Istimewa
Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi strategi pemulihan ekonomi di Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengapresiasi strategi-strategi pemulihan ekonomi yang telah diterapkan dan akan dilaksanakan oleh para kepala daerah di 35 kabupaten/kota.

"Rata-rata bicara bagaimana mengurangi pengeluaran masyarakat dengan intervensi seperti bansos, sekolah, dan kesehatan gratis, pemberian subsidi bunga dan pelatihan usaha. Dengan situasi initeman-teman kepala daerah sudah siap," kata Gubernur Ganjar Pranowo di Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2022).

Baca Juga

Menurut dia, penting bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah perbaikan ekonomi seiring membaiknya situasi pandemi Covid-19. Gubernur Ganjar menyebut strategi itu linier dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengurangi angka kemiskinan.

Para pelaku UMKM pun tak lepas dari perhatian pemerintah, apalagi sektor tersebut memberi kontribusi besar pada pemulihan ekonomi. "Sebanyak 40 persen dari APBD bisa mengungkit ekonomi, dengan cara kita menjadi off takerproduk rakyat. Oleh karena itu yang belum ikut Aplikasi Si Blangkon, segera ikut," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Ganjar mengaku siap menggenjot upaya pemulihan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan anggaran dari pemerintah. "Sebenarnya yang paling prinsip adalah anggaran dari pusat maupun daerah agar diarahkan untuk mempercepat mengakselerasi menggeliatnya ekonomi," kata Ganjar.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA