UEA Bantu Ribuan Paket Iftar Ramadhan untuk Pengungsi Yaman

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah

 Jumat 01 May 2020 15:55 WIB

Ribuan paket iftar dibagikan untuk pengungsi Yaman di Pantai Laut Merah. Bendera Uni Emirat Arab Foto: tangkapan layar google Ribuan paket iftar dibagikan untuk pengungsi Yaman di Pantai Laut Merah. Bendera Uni Emirat Arab

Ribuan paket iftar dibagikan untuk pengungsi Yaman di Pantai Laut Merah.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI – Uni Emirat Arab (UEA)  melalui organisasi kemanusiaan, Bulan Sabit Merah Emirates (ERC) resmikan program buka puasa (iftar) di Pantai Laut Merah, Yaman. Proyek ini merupakan amal tahunan yang bertujuan untuk mendistribusikan 1.000 makanan buka puasa.  

Baca Juga

Dilansir di AE, Jumat (1/5), sebanyak 1.000 makanan buka puasa setiap hari didistribusikan di Kamp Al Wa'arah, Distrik Khawkhah, Provinsi Hodeidah, selama bulan suci Ramadhan. 

Program ini diklaim akan bermanfaat bagi 2.000 pengungsi dan orang miskin setiap hari di kamp-kamp di distrik-distrik yang terbebaskan di Pantai Laut Merah Yaman.   

Direktur Administrasi Bantuan ERC, Hazem Shandhour, mengatakan ERC meresmikan program dengan mendistribusikan 1.000 makanan berbuka puasa per hari. 

Adapun jumlah makanan selama Ramadhan akan berjumlah 65 ribu. "Tim kami sedang berupaya keras untuk menjangkau para penerima manfaat," ungkapnya.  

Direktur Unit Eksekutif Dewan Lokal di Hodeidah, Hamid Al Khazan, menekankan pentingnya proyek ERC tersebut. Dia juga berterima kasih kepada ERC karena telah mendukung penduduk Hodeidah melalui semua keadaan.   

Ketua Departemen Organisasi di Kongres Rakyat Umum di Pantai Laut, Merah Khalid Al Ashbat, memuji upaya UEA. Menurutnya, ERC sangat mendukung penduduk Pantai Laut Merah. 

Sebagaimana diketahui, program Buka Puasa Ramadhan adalah salah satu dari selusin program yang dilaksanakan ERC yang bertujuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Ramadhan. 

Program tersebut juga dilakukan dengan semnagat persaudaraan yang erat. Proyek tersebut juga digadang-gadang dapat mempromosikan toleransi dan persaudaraan. 

Perwakilan penerima manfaat proyek ERC, Nour Salman, berterima kasih kepada ERC atas upaya dalam program tersebut. "Kami berterima kasih atas upaya kemanusiaan ERC," ujar Salman. 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X