Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Pertamina Benarkan Tangki Pertalite di Cilacap Terbakar

Sabtu 13 Nov 2021 20:49 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Bayu Hermawan

Kebakaran kilang Pertamina di Cilacap

Kebakaran kilang Pertamina di Cilacap

Foto: Tangkapan layar (istimewa)
Satu tangki Pertamina berisi Pertalite di Kilang Cilacap terbakar pada Sabtu malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebakaran kembali terjadi di Kilang Cilacap milik Pertamina. Satu tangki berisi pertalite ludes terbakar. Kejadian kebakaran ini merupakan yang ketiga kalinya dalam satu tahun ini bagi perusahaan plat merah terkaya di Indonesia.

Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Ifky Suryana menjelaskan kejadian terjadi pada 19.20, Sabtu (13/11). Ia mengatakan Pertamina saat ini tengah berupaya maksimal untuk melakukan pemadaman kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah. 

Baca Juga

"Kebakaran mulai sekitar pukul 19.20 WIB terjadi di 1 buah tanki berisi produk Pertalite. Saat ini Pertamina belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran," ujar Ifky, Sabtu (13/11).

Upaya pemadaman dilakukan secara intensive dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar, sedangkan untuk tangki di sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.

Pertamina saat ini juga tengah melakukan pengecekan masyarakat di sekitar area kejadian untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman.  Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, akan dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman.

"Saat ini, Pertamina juga memastikan pasokan BBM dan Elpiji ke masyarakat dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan," ujar Ifky.

Sebelumnya, warga sekitar sempat mendengar ledakan sebelum tangki terbakar. "Kejadian itu sekitar 19.30 WIB," ucap Gandis Rostiani, warga Jalan MT Haryono, Lomanis, Cilacap, Jawa Tengah, saat dihubungi Republika.co.id.

Gandis menjelaskan, sebelum kejadian kondisi cuaca di sekitar lokasi sedang hujan deras disertai petir kencang. Kemudian, ia mendengar suara ledakan kencang. "Awalnya saya kira bunyi petir, kemudian tetangga ketuk-ketuk pintu katanya kilang terbakar, dan begitu saya keluar memang sudah terbakar," jelasnya.

Ia menambahkan saat ini kilang Pertamina itu sudah terbakar. Gandis mengatakan diduga tangki terbakar karena tersambar petir. "Sebelumnya kan juga sudah pernah kejadian," katanya.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA