DPR Minta Harga Tes PCR di Bawah Rp 200 Ribu

Diharapkan harga PCR yang lebih terjangkau akhirnya berdampak pada geliat ekonomi

Selasa , 09 Nov 2021, 14:15 WIB
Pelajar menjalani tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) lanjutan di Puskesmas Rusunawa, Jalan Cingised, Arcamanik, Kota Bandung. DPR meminta harga tes PCR di bawah Rp 200 ribu.

Anggota Komisi VI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade meminta agar Bio Farma dapat menurunkan harga tes PCR di bawah Rp 200 ribu. Sebab dalam beberapa waktu terakhir, terus terjadi penurunan harga tes tersebut.

"Seharusnya bisa di bawah Rp 200 ribu, bahkan di saat harga mahal itu seharusnya bulan Maret dan April 2021. Sebenarnya kita bulan Maret dan April 2021 seharusnya kita sudah bisa di bawah 200 ribu," ujar Andre.

Ia membandingkan dengan India yang memiliki harga tes PCR termurah saat ini. Mengingat, suplai alat tes PCR juga semakin banyak dan kasus Covid-19 di Indonesia mulai melandai.

"Bahkan publik juga harus tahu sekarang itu banyak pabrik mesin PCR dan kit itu menggratiskan mesinnya, sehingga cukup lab kita itu beli kit-nya saja," ujar Andre.

Baca juga : Kesiapan Sirkuit Pertamina Mandalika Jelang WSBK