Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Aisyiyah Gelar Vaksinasi untuk Lansia dan Pekerja Publik

Jumat 25 Jun 2021 17:00 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ani Nursalikah

Aisyiyah Gelar Vaksinasi untuk Lansia dan Pekerja Publik. Ilustrasi

Aisyiyah Gelar Vaksinasi untuk Lansia dan Pekerja Publik. Ilustrasi

Foto: AP/Binsar Bakkara
Vaksinasi akan digelar di empat lokasi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah akan menggelar vaksinasi massal yang menyasar 1.221 warga lansia dan pekerja publik. Vaksinasi akan dibuka di Universitas Aisyiyah Yogyakarta pada 26 Juni 2021.

Vaksinasi juga akan diadakan di Klinik Aisyiyah Sewugalur, SMK Muhammadiyah Moyudan, dan RS PKU Gunungkidul pada 28 Juni 2021 secara serentak. Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini mengatakan upaya menciptakan kekebalan komunitas harus dilakukan semua pihak. 

Baca Juga

Ia menuturkan lansia masih menjadi fokus sasaran vaksinasi. Pekerja publik juga jadi perhatian karena berinteraksi dengan orang banyak. 

"Kader Aisyiyah mengidentifikasi dan mengajak lansia serta pekerja publik yang belum mendapatkan vaksinasi. Kami juga mengupayakan menyediakan transportasi agar memudahkan lansia menuju lokasi vaksinasi," kata Noordjannah, Jumat (25/6).

Noordjannah menekankan kegiatan vaksinasi ini menjangkau sasaran dari lintas agama. Ia menilai, kondisi pandemi yang akhir-akhir ini semakin meninggi harus dihadapi dengan vaksinasi yang segera dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sekretaris PP Aisyiyah Tri Hastuti Nur Rochimah menuturkan Aisyiyah turut prihatin dengan semakin bertambahnya angka kasus Covid di Indonesia. Yogyakarta juga mencatatkan pertambahan kasus baru sebanyak 791 yang merupakan rekor baru.

"Inilah mengapa vaksin masih menjadi penting untuk dilakukan semua pihak," ujar Tri.

PIC vaksinasi Salmah Orbayinah menambahkan kegiatan ini akan menjangkau 1.221 peserta dengan rincian di Yogyakarta 68 orang, Sleman 706 orang, Bantul 164 orang, Gunung Kidul 112 orang, Kulonprogo 73 orang, dan KTP luar DIY 98 orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA