Olahraga di Bulan Suci Ramadhan, Seperti Apa?

Red: Agung Sasongko

 Selasa 13 Apr 2021 17:16 WIB

Olahraga(ilustrasi). Foto: www.freepik.com Olahraga(ilustrasi).

Ramadhan datang bukan untuk menghambat aktivitas kita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berpuasa bukan berarti aktivitas berolahraga berkurang. Sebaliknya, Ramadhan datang bukan untuk menghambat aktivitas kita. 

DR HM Briliantono M Soenarwo, dalam bukunya Ramadhan yang Mengasyikan menjelaskan, waktu berolahraga disarankan pada sore hari sekitar pukul 16.20 hingga 17.20. Olahraga pada pagi hari juga tak masalah misalnya setelah sholat Shubuh. "Misalnya dengan berjalan kaki di sekitar rumah atau senam kecil di halaman depan rumah," tulisnya.

Baca Juga

DR Briliantono melanjutkan, melaksanakan tarawih dengan benar dan tenang termasuk olahraga dalam bentuk lain. Pasalnya, otot, sendi, dan tulang bekerja secara teratur. " Bukan hanya menyehatkan jasad tetapi juga jiwa dan rohani. Kalau puasa kita benar, hasilnya tubuh dan jiwa kita aman sehat," kata dia.

Berikut tips

Pagi Hari

Jalan santai di sekitar rumah

Senam santai

Sore Hari

Jalan santai atau lari kecil sekitar perumahan

skiping

bulutangkis atau basket

"Tidak perlu tiap hari Anda berolahraga dalam keadaan puasa, cukup 2-3 kali saja dalam sepekan. Ketika buka puasa, usahakan jangan minum es tapi minumlah teh hangat. Makan 3-5 buah kurma atau makan sepiring kotak kecil, lalu siap-siap sholat Magrib," tulisnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X