Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

India Catat Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di Dunia

Senin 12 Apr 2021 13:46 WIB

Rep: Lintar Satria/Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan vaksin COVID-19 di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Kamis (11/2). Jumlah kasus infeksi virus corona India bertambah 168.912 dalam satu malam.

Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan vaksin COVID-19 di sebuah rumah sakit di New Delhi, India, Kamis (11/2). Jumlah kasus infeksi virus corona India bertambah 168.912 dalam satu malam.

Foto: AP / Manish Swarup
Total infeksi virus corona di India menjadi 13,53 juta kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Jumlah kasus infeksi virus corona India bertambah 168.912 dalam satu malam. Data dari Kementerian Kesehatan mendorong India melampaui Brasil menjadi negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak kedua setelah Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data yang dikumpulkan kantor berita Reuters hingga Senin (12/4) total kasus infeksi virus corona di India menjadi 13,53 juta kasus. Sementara Brasil 13,45 juta kasus. AS masih berada di peringkat pertama dengan 31,12 juta kasus.

Kasus kematian India bertambah 904 sehingga total kasus kematian terkait virus korona menjadi 170.179 kasus. Sementara itu AS masih menyalahkan China atas pandemi Covid-19.

Baca Juga

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, China gagal memberikan akses pada masyarakat internasional sehingga pandemi menjadi lebih buruk dari yang seharusnya. Ia menegaskan pentingnya untuk 'menguak' asal usul virus corona.

Pernyataan keras diplomat tertinggi AS itu menekankan kritik pemerintah Presiden AS Joe Biden terhadap Beijing. Washington menilai China tidak cukup transparan di kasus-kasus awal virus corona.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC, Blinken mengatakan China tidak memberikan data pada pakar internasional atau berbagi informasi secepat mungkin untuk menunjukkan transparansi mereka. "Hasilnya virus lepas kendali lebih cepat dan saya pikir hasilnya jauh lebih mengerikan dari seharusnya," kata Blinken.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA