Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

India Sebut Ketersediaan Vaksin Covid-19 Cukup di Negaranya

Rabu 03 Mar 2021 14:37 WIB

Red: Nora Azizah

India meyakinkan bahwa banyak vaksin Covid-19 yang tersesia untuk rakyatnya.

India meyakinkan bahwa banyak vaksin Covid-19 yang tersesia untuk rakyatnya.

Foto: AP / Altaf Qadri
India meyakinkan bahwa banyak vaksin Covid-19 yang tersesia untuk rakyatnya.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Pemerintah India pada Selasa (2/3) meyakinkan bahwa ada banyak vaksin COVID-19 untuk rakyatnya. Meskipun negara itu telah mengirimkan sejumlah banyak vaksin ke luar negeri.

Pemerintah juga mendesak negara-negara bagian di India untuk tidak mengerahkan persediaan vaksin. India perlu meningkatkan kecepatan imunisasi COVID di dalam negeri karena sejauh ini negara itu baru menginokulasi lebih dari 12 juta orang. 

India akan memvaksinasi 300 juta orang, yakni seperlima dari populasinya, terhadap virus corona pada Agustus. India juga membuat 60 persen dari semua jumlah vaksin di dunia dan telah memberikan atau menjual vaksin COVID-19 ke beberapa negara.

Baca Juga

"Pemerintah Pusat memiliki stok vaksin yang memadai dan akan memberikan dosis vaksin yang diperlukan ke Amerika Serikat dan wilayah-wilayah Persatuan," kata pemerintah federal India dalam sebuah pernyataan, dilansir reuters, Rabu (3/3).

"Negara seharusnya tidak menyimpan, mencadangkan, menjaga atau membuat persediaan penyangga vaksin COVID," tambah pernyataan tersebut.

Baca juga : Ketua DPRD Tolak Tegas Anies Ingin Jual Saham Perusahaan Bir

Dengan lebih dari 11 juta kasus COVID, India telah melaporkan jumlah kasus tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat. Korban jiwa akibat COVID di India mencapai 157.248 orang.

Kasus COVID yang tercatat di India terus turun sejak puncaknya pada pertengahan September tahun lalu, sebelum naik lagi sejak awal Februari. Delapan dari 10 kasus infeksi virus corona baru-baru ini telah dilaporkan oleh lima negara bagian India, terutama Maharashtra dan Kerala.

sumber : Reuters/Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA