Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

AS Mengecilkan Kemungkinan Berbagi Vaksin dengan Meksiko

Selasa 02 Mar 2021 17:49 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

 Presiden Joe Biden memegang gelang saat dia berbicara selama pertemuan virtual dengan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador di Ruang Roosevelt Gedung Putih, Senin, 1 Maret 2021, di Washington.

Presiden Joe Biden memegang gelang saat dia berbicara selama pertemuan virtual dengan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador di Ruang Roosevelt Gedung Putih, Senin, 1 Maret 2021, di Washington.

Foto: AP/Andrew Harnik
AS mengatakan fokus untuk melindungi warganya sendiri

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengecilkan kemungkinan berbagi vaksin virus corona dengan Meksiko. Washington mengatakan saat ini masih fokus berusaha melindungi populasi dalam negeri dari pandemi yang telah menewaskan 500 ribu orang warga AS.

Pernyataan juru bicara Gedung Putih Jen Psaki ini disampaikan sebelum video konferensi antara Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dan Biden. Dalam pembicaraan itu diperkirakan Lopez Obrador meminta AS mempertimbangkan berbagi sedikit pasokan vaksin Covid-19.

"Pemerintah fokus untuk memastikan semua warga Amerika tervaksinasi, dan ketika kami sudah mencapai tujuan itu, kami dengan senang hati membahas langkah selanjutnya," kata Psaki dalam konferensi pers Gedung Putih, Selasa (2/3).

Baca Juga

Biden mengatakan dua kepala negara akan membahas hal itu di awal pertemuan. Tapi pernyataan resmi yang dirilis usai pertemuan itu tidak menyebutkan distribusi vaksin.

Biden telah memprediksi AS memiliki pasokan vaksin yang dapat mengimunisasi semua warga Negeri Paman Sam pada akhir Juli. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (CDC) AS mengatakan hingga saat ini pihak berwenang AS sudah mendistribusikan 76,9 juta dosis vaksin, cukup untuk mengimunisasi 23 persen populasi dengan dua dosis vaksin sesuai dengan jumlah dosisi direkomendasikan untuk mendapat perlindungan menyeluruh.

Berdasarkan data yang dikumpulkan kantor berita Reuters sejauh ini, Meksiko baru mendistribusikan 2,5 juta dosis vaksin hanya cukup untuk mengimunisasi 1 persen populasi. Saat ini muncul kekhawatiran menyempitnya pasokan vaksin karena negara-negara kaya melakukan penimbunan.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA