Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Hadits tentang Enam Keutamaan Mati Syahid

Kamis 04 Feb 2021 19:42 WIB

Red: Ani Nursalikah

Hadits tentang Enam Keutamaan Mati Syahid

Hadits tentang Enam Keutamaan Mati Syahid

Foto: Republika/Mardiah
Rasulullah menyangkal orang yang mati syahid hanya yang terbunuh di jalan Allah.

REPUBLIKA.CO.ID, 

Oleh: Agung Danarto, Dosen Prodi Ilmu Hadits UIN Sunan Kalijaga dan Sekretaris PP Muhammadiyah

Baca Juga

Sungguh menggiurkan pahala yang ditawarkan untuk orang yang mati syahid. Enam keutamaan telah siap menantinya. Pertama, dosanya akan diampuni segera setelah kematiannya.

Kedua, segera diperlihatkan tempat tinggalnya di surga. Ketiga, dijaga dan dihindarkan dari siksa neraka, tetap dijaga dalam keadaan aman dan terhindar dari rasa takut ketika dibangkitkan dari kubur.

Keempat, diberi mahkota kemuliaan yang luar biasa indahnya. Kelima, dinikahkan dengan 72 bidadari.

Dan keenam, diberi hak untuk memberi syafaat yang bisa mengeluarkan dari neraka dan memasukkan ke surga terhadap 70 orang anggota keluarganya. Hal ini secara jelas dikemukakan Nabi dalam hadits berikut:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلشَّهِيدِ عِنْدَ اللَّهِ سِتُّ خِصَالٍ يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ وَيَرَى مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَيَأْمَنُ مِنْ الْفَزَعِ الْأَكْبَرِ وَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ تَاجُ الْوَقَارِ الْيَاقُوتَةُ مِنْهَا خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَيُزَوَّجُ اثْنَتَيْنِ وَسَبْعِينَ زَوْجَةً مِنْ الْحُورِ الْعِينِ وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِينَ مِنْ أَقَارِبِهِ (رواه الترمذي وابن ماجه)

“Rasulullah Saw bersabda: Orang yang mati syahid di sisi Allah mempunyai enam keutamaan; dosanya akan diampuni sejak awal kematiannya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dijaga dari siksa kubur, diberi keamanan dari ketakutan yang besar saat dibangkitkan dari kubur, diberi mahkota kemuliaan yang satu permata darinya lebih baik dari dunia seisinya, dinikahkan dengan tujuh puluh dua bidadari dan diberi hak untuk memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari keluarganya,” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA