Kamis 26 Nov 2020 03:53 WIB

Scania Swedia Akuisisi Perusahaan Truk di China

Scania masih merahasiakan soal kapasitas produksi dan model yang akan dibuat di China

Truk Scania membawa peralatan di jalan raya elektrik. Ilustrasi
Foto: Leflanenews
Truk Scania membawa peralatan di jalan raya elektrik. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pembuat truk Swedia, Scania, resmi membeli perusahaan truk di China. Pembelian ini untuk memulai membuat kendaraan pertama kalinya di pasar mobil terbesar di dunia.

Scania mengakuisisi Nantong Gaokai yang berbasis di kota Rugao di timur China, menunjukkan pengajuan resmi. Akuisisi ini memungkinkannya untuk mendapatkan lisensi pembuatan truk di China.

Baca Juga

Dikutip dari Reuters, Rabu (25/11), langkah ini dilakukan setelah Scania berencana untuk berinvestasi di pabrik perakitan baterai di Swedia, untuk mengeksplorasi teknologi masa depan.

Kendati demikian, juru bicara dari Scania menolak berkomentar tentang waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengaturan manufaktur. Perusahaan juga belum membuka mengenai kapasitas yang direncanakan, atau model yang akan diproduksi di China.

Nantong Gaokai sebelumnya merupakan unit usaha di bawah Jiangsu Gaokai Investment Development Group yang dimiliki oleh negara. Saat ini, penjualan truk secara keseluruhan di China melonjak hingga 24 persen dari Januari hingga Oktober. 

Penjualan mencapai 3,87 juta kendaraan. Kenaikan ini didorong oleh investasi pemerintah dalam infrastruktur dan karena pembeli meningkatkan untuk mematuhi aturan emisi yang lebih ketat.

Sementara itu, pejabat di China telah menyusun aturan baru untuk membuat truk yang lebih bersih, lebih pintar, dan lebih aman. Pasar truk sebagian besar didominasi oleh produsen mobil lokal termasuk FAW Jiefang Group Co Ltd, Dongfeng Motor Group Co Ltd, dan Sinotruk Hong Kong Ltd, yang menawarkan kendaraan dengan harga lebih kompetitif.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement