Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Wednesday, 14 Jumadil Akhir 1442 / 27 January 2021

Perburuan Gelar Liga Primer Inggris Sulit Diprediksi

Selasa 24 Nov 2020 05:58 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Agung Sasongko

Ole Gunnar Solksjaer.

Ole Gunnar Solksjaer.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Tidak ada tim yang akan melesat sendirian di papan klasemen Liga Primer musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bos Manchester United Ole Gunnar Solskjaer meyakini tidak ada tim yang akan melesat sendirian di papan klasemen untuk merebut gelar Liga Primer Inggris musim 2020/21 seperti musim-musim sebelumnya. Musim ini pemuncak klasemen dengan cepat berpindah tangan hanya karena satu pertandingan yang menentukan. 

Menurut pelatih asal Norwegia itu, satu kemenangan bisa membawa tim naik, dan juga sebaliknya, satu kekalahan bisa membawa tim semakin dekat ke dasar klasemen. Solskjaer bahkan mengakui terkadang poin menjadi lebih penting dari pada penampilan itu sendiri.

 "Liga musim ini tidak dapat diprediksi. Seperti yang dikatakan Jose (Mourinho), satu kemenangan membuat Anda naik ke atas meja, satu kekalahan membuat Anda semakin dekat ke dasar. Ini sangat ketat, ini sangat awal dan terkadang poin lebih penting daripada penampilan," kata Solskjaer kepada //BT Sport// , Senin (23/11).

Baca Juga

Solskjaer mencontohkan MU yang melompat ke posisi 10 di klasemen berkat kemenangan 1-0 atas West Brom pada Ahad (22/11).  Sembari mengatakan bahwa hasil lebih penting daripada penampilan, Solskjaer mengakui bahwa timnya perlu meningkatkan level permainan jika ingin terlibat dalam perburuan gelar.

 "Tiga poin, kemenangan kandang, tidak ada lagi pembicaraan tentang itu tetapi kami perlu menjaga penampilan yang konsisten, penampilan yang lebih baik dari ini. Kami tahu itu. Jika kami ingin naik ke atas klasemen, kami harus bermain lebih baik," tegasnya.

Senada dengan itu, Pundit Sepak Bola untuk Sky Sports, Gary Neville juga mengatakan perburuan gelar musim ini sangat menarik dan sulit diprediksi. Tottenham Hotspur saat ini memuncaki klasemen setelah kemenangan 2-0 atas Manchester City pada Ahad (22/11). 

Namun, mereka tak bisa duduk nyaman karena bentrokan Spurs dengan pasukan Frank Lampard pekan depan akan sangat menentukan. Spurs hanya berjarak dua poin dengan The Blues yang tengah //on fire//.

Neville membuka kemungkinan Frank Lampard dan Jose Mourinho akan berhadapan satu sama lain untuk perebutan gelar Liga Primer Inggris musim ini. Namun, mantan pemain Manchester United itu juga tidak menafikan keberadaan Liverpool yang cukup kuat di papan atas klasemen di tengah absennya Virgil Van Dijk dan sejumlah pemain kuncinya.

Mengenai situasi yang dialami Manchester City, Neville menilai City mempunyai masalah dalam transisi. Menurutnya, pergerakan the Citizens di depan tidak secepat saat merebut bola. City dinilai lebih nyaman dengan umpan jauh yang berisiko.

"City dulu menguasai Anda seperti ruam ketika kehilangan bola atau hanya akan mempertahankan serangan. Pep tampaknya sedang mencari kombinasi yang tepat," katanya.

Saat ini,  tim asuhan Pep Guardiola itu duduk di peringkat ke-13 dengan torehan 12 poin. Menariknya, pada musim lalu, City mampu mencetak 27 gol dalam delapan laga. Musim ini dengan jumlah laga yang sama, City hanya mencetak 10 gol. n agung sasongko

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA