Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Atletico Madrid Kalahkan Barcelona 1-0

Ahad 22 Nov 2020 05:30 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Pemain sayap Atletico, Yannick Ferreira Carrasco (kanan), merayakan gol yang membawa timnya memimpin 1-0 atas Barcelona di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, Ahad (22/11) dini hari WIB.

Pemain sayap Atletico, Yannick Ferreira Carrasco (kanan), merayakan gol yang membawa timnya memimpin 1-0 atas Barcelona di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, Ahad (22/11) dini hari WIB.

Foto: EPA-EFE/JUANJO MARTIN
Gol babak pertama Yannick Carrasco sudah cukup mengamankan tiga poin bagi Atletico.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atletico Madrid menambah panjang awal musim yang tak terkalahkan mereka di La Liga musim 2020/21 menjadi delapan pertandingan. Atletico berhasil mengamankan tiga poin dari rival dalam mencapai puncak klasemen, Barcelona, dengan skor 1-0, Senin (22/11) dini hari WIB. 

Gol babak pertama Yannick Carrasco sudah cukup untuk mengamankan tiga poin bagi tuan rumah Diego Simeone. Dalam kemenangan La Liga pertamanya atas tim Catalan itu, pemain internasional Belgia tersebut mendapat keuntungan dari kesalahan besar dari Marc Ter Stegen. 

Gerard Pique memberikan bola kepada Koke dan pemain Spanyol itu mengirimlam bola kepada Carrasco yang ada di belakang pertahanan La Blaugrana. Namun upaya pemyelamatan Ter Stegen gagal dan Carrasco mengunci bola lepas untuk memasukkannya ke gawang kosong dari jarak 40 yard. 

Baca Juga

photo
Lionel Messi - (EPA-EFE/JUANJO MARTIN)
Atletico memiliki peluang lebih baik untuk mencetak gol di 45 menit babak pertama. Hanya saja, Ter Stegen melakukan penyelamatan gemilang dari upaya Saul Niguez dan tembakan Marcos Llorente mencetak gol sehingga bola membentur mistar. 

Barcelona memang mencari permainannya dalam babak kedua. Namun, Clement Lenglet menyia-nyiakan peluang terbaik mereka saat sundulannya yang pelan dengan nyaman diselamatkan oleh Jan Oblak. 

Malam mengecewakan Ronald Koeman berubah dari buruk menjadi lebih buruk lagi. Sebab, timnya gagal untuk benar-benar menciptakan apa pun pada menit-menit akhir untuk merepotkan Atletico, dan Pique serta Sergi Roberto tertatih-tatih karena cedera. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA