Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Langgar Upaya Perdamaian, Israel Banjir Kecaman

Rabu 18 Nov 2020 09:21 WIB

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil

Penghancuran rumah warga Palestina oleh Israel di Tepi Barat

Penghancuran rumah warga Palestina oleh Israel di Tepi Barat

Foto: Middleaestmonitor.com
Israel banjir kecaman karena langgar perjanjian perdamaian.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH—Arab Saudi menyayangkan keputusan Israel untuk membangun ratusan rumah pemukiman di Yerusalem Timur. Pada Ahad (15/11) lalu, Israel telah menerima tawaran kontraktor untuk pembangunan 1.257 unit di Givat Hamatos sebagai bagian dari skema permukiman yang akan direalisasikan pada Februari mendatang. 

Menyusul keputusan tersebut, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan, rencana Israel bertentangan dengan resolusi internasional dan berpotensi merusak upaya perdamaian di kawasan tersebut. 

Kementerian juga mengutuk dan dengan tegas menolak langkah tersebut. Keputusan Israel juga memantik kecaman dari pemerintah Palestina, Uni Eropa dan negara-negara Arab lainnya.

Baca Juga

 

 

sumber : Arab News
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA