Sunday, 21 Rabiul Akhir 1442 / 06 December 2020

Sunday, 21 Rabiul Akhir 1442 / 06 December 2020

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa Pangandaran di Tasikmalaya

Ahad 25 Oct 2020 18:24 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Gempa

Ilustrasi Gempa

Foto: Pixabay
Guncangan gempa di Tasikmalaya sempat dirasakan sebanyak dua kali tadi pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya belum menerima adanya laporan kerusakan akibat guncangan gempa Pangandaran di wilayahnya. Gempa Pangandaran dinilai hanya membuat masyarakat di Tasikmalaya terkejut. 

Kepala Bidan Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya Irwan mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Namun, BPBD Kabupaten Tasikmalaya masih terus melakukan pemantauan.

"Kalau ada kerusakan biasanya langsung ada laporan, tapi sampai sekarang belum ada laporan," kata dia saat dikonfirmasi Republika, Ahad sore. 

Baca Juga

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar mengatakan hal serupa. Hingga saat ini tak ada laporan kerusakan di Kota Tasikmalaya. "Kita masih terus lakukan pemantauan," kata dia.

Menurut dia, guncangan gempa di Tasikmalaya sempat dirasakan sebanyak dua kali. Waktu guncangan pertama dan kedua tak terpaut lama.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi pada Ahad sekira pukul 07.56 WIB di Samudera Hindia selatan Jawa  berpusat pada koordinat 8,2 LS dan 107,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 88 km arah barat daya Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 62 km.  Awalnya, BMKG melaporkan gempa yang terjadi pada pukul 07.56 WIB itu memiliki kekuatan magnitudo (M) 5,9. Namun, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,6. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA