Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Saturday, 13 Rabiul Akhir 1442 / 28 November 2020

Pandemi, Swasta Ambil Peluang Bisnis dari Tren Urban Farming

Kamis 22 Oct 2020 07:39 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolandha

Microgreens

Microgreens

Foto: pixabay
Ewindo mengambil peluang mengembangkan microgreen kit untuk masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aturan pembatasan sosial dan work form home yang diberlakukan membuat masyarakat terbiasa menghabiskan waktunya di rumah. Salah satu hal yang tengah menjadi tren di masyarakat yakni berkebun dengan menanam sayuran di pekarangan rumah.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam berkebun di pekarangan rumah, salah satu produsen benih swasta, PT East West Seed Indonesia (Ewindo) sebagai produsen benih sayuran Cap Panah Merah turut mengambil peluang bisnis di tengah tingginya minat berkebun dengan meluncurkan produk budidaya microgreens untuk memudahkan masyarakat dalam menanaman tanaman.

Managing Director Ewindo, Glenn Pardede, mengatakan, peluncuran mMicrogreens Kit Sayur Super Mini sebagai bentuk dukungan korporasi terhadap tren bercocok tanam yang sedang berkembang di masyarakat di tengah pandemi sekaligus memperkenalkan budidaya microgreens. Kelebihan budidaya microgreens yakni waktu panen sayuran yang sangat singkat.

Baca Juga

"Praktiknya pun sangat mudah sehingga bisa dilakukan oleh para new experiencers yang gemar mencoba hal baru terkait kegiatan berkebun," kata Glen dalam keterangan resminya, Rabu (21/10).

Glenn menjelaskan, budidaya microgreens sangat mudah dan memiliki kelebihan antara lain tidak memerlukan ruangan yang luas, peralatan yang digunakan pun sangat sederhana.

Selain itu, teknik budidaya ini juga tidak membutuhkan suplai nutrisi tambahan dari luar seperti pupuk kimia dan pestisida, hanya dengan memanfaatkan kandungan nutrisi alami pada benih dan media tanam. Untuk menikmati hasil panen dari microgreens ini tidak membutuhkan waktu lama yakni hanya butuh 9-14 hari dengan tinggi sekitar 3-5 cm. Microgreens juga mempunyai kandungan nutrisi 9 kali lebih tinggi dari sayuran dewasa.

“Kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi di tengah pandemi terus meningkat untuk menjaga sistem imunitas tubuh agar terhindar dari paparan Covid-19. Untuk terus memenuhi kebutuhan tersebut, kita akan terus meningkatkan produksi dan menambah jenis varietas microgreens yang sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia, baik dari segi cita rasa maupun budidaya,” katanya.

Sebagai produsen benih hortikultura, ia menjelaskan, Ewindo memiliki misi untuk terus mendorong peningkatan konsumsi sayuran di Indonesia. Sebab, sampai saat ini masih jauh di bawah standar Food and Agriculture Organization (FAO) yakni hanya 180 gram per kapita per hari sementara standar FAO 400 gram per kapita per hari.

“Dengan adanya produk ini, diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan sumber pangan berkualitas dengan kandungan nutrisi yang tinggi sehingga mampu mendorong peningkatan konsumsi sayuran dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Microgreens Kit yang diluncurkan Ewindo ini terdiri dari lima varietas pilihan yakni bayam hijau, bayam merah, timun, kangkung, dan sawi. Adapun, ia menargetkan, untuk penjualan di tahun pertamanya, Ewindo menargetkan mampu menjual sebanyak 20.000 Microgreens Kit di tahun 2021 dengan target wilayah pemasaran  ke seluruh Indonesia memanfaatkan penjualan secara offline di beberapa toko retail modern dan penjualan online di official store Cap Panah Merah di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada dan Blibli. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA