Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Kampanye Pilkada Melawan Covid-19 Semakin Marak

Selasa 20 Oct 2020 21:13 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Ilustrasi Pilkada Damai, Pilkada Serentak

Ilustrasi Pilkada Damai, Pilkada Serentak

Foto: Republika/Prayogi
Sejumlah paslon mengedepankan protokol kesehatan saat kampanye.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ajakan masif agar Pilkada dijadikan gerakan momentum untuk melawan pandemi Covid 19 terus dilakukan para paslon dalam kampanyenya. Semakin marak para paslon yang gunakan isu lawan Covid-19 sebagai tema besar kampanyenya melalui cara inspiratif dan kreatif.

Contohnya, seperti yang dilakukan oleh paslon Calon Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo-Hasjim Asjari (Tegas) saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Pasuruan sambil membagikan masker dan hand sanitizer ke pedagang dan pengunjung pasar. Sambil berjalan menyusuri pasar, Teno beserta rombongan membagikan masker kepada pedagang. Pengunjung yang berpapasan dengan rombongan Teno pun tidak luput dari bagi-bagi masker dan hand sanitizer gratis tersebut. Dengan cara seperti itu masyarakat tidak berebut masker sehingga tidak terjadi kerumunan massa.

“Kampanye di Pasar Besar ini, saya ingin memastikan kedisiplinan masyarakat mengenakan masker. Dengan bagi-bagi masker diharapkan masyarakat akan lebih terbiasa dan disiplin memakai masker. Dan ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19, ” kata Teno di tengah kegiatan bagi-bagi masker di Pasar Besar Kota Pasuruan, Selasa (201/10.

Ada pula relawan Digital Provinsi Kepri Calon Gubernur dan Wakil Provinsi Gubernur Isdianto-Suryani (Redi Insani) membagikan masker bermotif batik kepada masyarakat. Koordinator Redi Insani Rian Redi menyebut semua masker hasil dari donasi relawan ada 5000 masker yang didonasikan ke masyarakat yang berempati dengan gerakan-gerakan kampanye kreatif Redi Insani.

“Kita sudah komitmen selain mengampanyekan paslon kita juga terus mengedukasi masyarakat tentang kewaspadaan Covid-19 dengan tetap memperhatikan protokoler kesehatan salah satu di antaranya dengan menggunakan masker bermotif batik ini dan kita juga terus gaungkan gerakan Kepri bermasker di media sosial sesuai ciri khas gerakan Redi Insani dan terus terjun ke masyarakat membagikan masker yang diamanahkan donatur kepada kami untuk pergi bersama dan kita terbuka kepada siapa yang mau dalam gerakan ini,” papar kata Rian Redi.

Di tempat lain, paslon Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Deno Kamelus-Victor Madur (Deno-Madur) saat melaksanakan kampanye tetap menjalankan dengan mematuhi protokol kesehatan Pencegahan Covid-19 sesuai dengan Peraturan KPU. "Jadi kita juga terlibat membantu penangangan Covid-19, jadi kita setiap saat kita bagi masker gratis kepada masyarakat. Masyarakat sendiri juga sudah mulai sadar untuk miliki dan pakai masker, sedangkan bagi masyarakat yang tidak ada masker itu yang kita bagi," ujar Cabup Deno.

Adapun Calon Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) mengajak kaum milenial untuk melek politik. Selain itu Bupati perempuan pertama di Sulsel itu juga mengajak mereka menjadi pelopor pilkada damai.

"Milenial harus melek politik, tapi yang harus kita tanamkan bagaimana milenial kita ini menganut politik santun. Milenial harus jadi pelopor pilkada damai," kata Indah, saat bersilaturahmi dengan kelompok milenial Bisa.

Adapula tim paslon Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) telah melakukan tes swab gratis terhadap 1.000 orang lebih, membagikan setengah juta masker dan handzanitizer, melakakukan penyemprotan cairan disinfektan dan fogging pemukiman di 153 kelurahan yang ada di Makassar.

 

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA