Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

MU Dinilai Lalai dalam Bursa Transfer

Selasa 22 Sep 2020 19:13 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko

Gary Neville

Gary Neville

Foto: AP/Jon Super
MU tak bisa menyelesaikan transfer dengan efisien.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Mantan kapten Manchester United, Gary Neville menilai MU lalai dalam kegiatan transfer musim panas ini sehingga hanya mendapatkan satu pemain yaitu Doony van de Beek. Neville yakin tim rival akan tertawa melihat MU karena akan diprediksi akan membeli pemain dengan harga mahal.

Neville tak percaya MU hanya membidik satu pemain dalam bursa transfer musim panas ini. Pasalnya, Iblis Merah telah merancang sejak Maret pemain-pemain yang akan didatangkan. Jadon Sancho dari Borussia Dortmund salah satu pemain yang santer akan direkrut MU namun belum terealisasi karena persoalan harga.

"Anda melihat Liverpool mendapatkan pemain seharga £ 40 juta, £ 25 juta. [Timo] Werner [di Chelsea] cukup murah dibandingkan dengan beberapa harga pemain yang Anda lihat di pasar,” ujar Neville kepada Skysports, dilansir dari AS, Selasa (22/9).

Baca Juga

MU dinilai selalu harus membayar mahal setiap pemain yang akan didatangkan dan seolah-olah dengan cara tersebut mereka akan mendapatkan dengan mudah pemain yang diincar. Oleh karena itu, menurutnya, MU tak bisa menyelesaikan transfer dengan efisien.

Hal tersebut, Neville menegaskan adalah sebuah kelalaian. Mereka setidaknya membutuhkan lima pemain baru sebelum awal musim bergulir. Namun kenyataannya baru satu pemain yang berhasil mereka bawa ke Old Trafford.

Maka dari itu MU harus melihat hal tersebut sebagai tanda bahaya dan mereka bisa finis di urutan keempat atau kelima di akhir musim jika tak berhati-hati dalam bursa transfer. Neville menuturkan kondisi Covid-19, MU seharusnya melangkah lebih maju sebagai pesan kepada pesaingnya seperti Manchester City dan Liverpool.

"United punya uang - jika mereka bisa membelanjakan £ 90 juta - £ 100 juta untuk Sancho, mereka punya uang untuk melakukan kesepakatan,” katanya.

Neville menduga orang-orang di dalam klub kurang mempunyai pengalaman mengenai pasar transfer atau struktur rumit di tubuh klub yang membuat masalah ini muncul. Neville mendesak mereka agar membangun tim yang bisa memenangkan gelar Liga Inggris. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA