Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Pilkada Lanjut, Cakada Diminta Jadi Influencer Protokol

Selasa 22 Sep 2020 12:13 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho / Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Cakada harus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mendukung hasil keputusan rapat Komisi II DPR dengan Pemerintah yang telah memutuskan pelaksanaan Pilkada Serentak untuk tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Meskipun seruan penundaan Pilkada muncul beberapa waktu belakangan, hasil rapat itu membulatkan rencana tetap berlangsungnya Pilkada serentak. 

Berkaitan dengan itu, Azis mengharapkan agar para calon kepala daerah (Cakada) dapat menjadi ikon pemengaruh atau influencer dalam menerapkan protokol kesehatan. Mereka diharapkan dapat menjadi peningkat kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

“Perppu atau revisi PKPU dibutuhkan untuk mendorong para calon menjadi influencer akan pentingnya penerapan disiplin protokol kesehatan dalam tahapan tahapan pilkada seperti penetapan nomor urut, masa kampanye, pemilihan dan penghitungan suara " kata Azis Syamsuddin, Selasa (22/9).

Baca Juga

Politikus Golkar itu menjelaskan pelaksanaan pesta demokrasi bukan hal yang mustahil di tengah pandemi covid 19. Singapura dan Prancis, kata Azis telah berhasil melaksanakan pemilihan umum dengan sukses di skala makro.

“Pilkada serentak menjadi tanggung jawab kita bersama, bagi yang tidak mampu menjalankan protokol kesehatan dan mengkampanyekan protokol kesehatan sebagaimana mestinya maka perlu diberikan sanksi tegas," ujarnya.

Politikus asal Lampung itu optimistis KPU mampu menyelengarakan Pilkada serentak dengan sukses jika di dukung dan saling gotong royong seluruh pihak yang selalu mengingatkan dan menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, seruan penundaan atau boikot Pilkada saat ini sudah tak relevan lagi. 

"Jadikan momentum ini menjadi titik kesadaran akan pentingnya menjalankan kehidupan normal dalam koridor protokol Kesehatan. Mari kita buktikan kepada dunia bahwa kita mampu menjalankan proses demokrasi dengan baik di masa pandemi," ujarnya menegaskan. 

Roda pemerintahan dan ekonomi harus tetap berjalan. Cakada harus menjadi garda terdepan dalam mempromosikan akan Kenormalan Baru dengan taat menjalankan protokol kesehatan Covid-19. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA