Jumat 18 Sep 2020 23:32 WIB

Konsul Jenderal China di Denpasar Dukung Bali Atasi Covid

Konsul Jenderal menyebut China telah berhasil mengatasi penyebaran virus.

Pecalang atau petugas keamanan desa adat di Bali menegur warga yang melepas masker saat liburan Hari Raya Galungan di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (17/9/2020). Objek wisata tersebut masih dibuka meskipun sejumlah ruang publik di Denpasar ditutup menyusul terus melonjaknya kasus penularan COVID-19 di daerah itu.
Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA
Pecalang atau petugas keamanan desa adat di Bali menegur warga yang melepas masker saat liburan Hari Raya Galungan di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (17/9/2020). Objek wisata tersebut masih dibuka meskipun sejumlah ruang publik di Denpasar ditutup menyusul terus melonjaknya kasus penularan COVID-19 di daerah itu.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Pejabat baru Konsul Jenderal China di Denpasar Zhu Xinglong menyatakan kesiapannya mendukung masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali dalam menangani Covid-19. Konsul juga mendukung upaya pemulihan ekonomi yang terdampak virus itu.

"Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Bali atas dukungan dan bantuan kepada Tiongkok pada awal terjadinya pandemi Covid-19," kata Zhu saat beraudiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Jumat.

Baca Juga

Saat ini, kata Konsul Jenderal Zhu yang baru datang di Pulau Dewata pada 29 Agustus 2020 itu, Tiongkok telah berhasil mengendalikan pandemi, pabrik, dan tempat kerja kembali normal dengan sangat cepat.

Dalam audiensi itu, pengganti Gou Haodong selaku Konsul Jenderal RRT di Denpasar sebelumnya menegaskan bahwa Konsulat Jenderal Tiongkok bersedia untuk terus berbagi pengalaman tentang penanggulangan pandemi Covid-19. China juga siap memberikan bantuan peralatan medis kepada Provinsi Bali.

Konjen Zhu menyatakan tahun ini menandai peringatan 70 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara China dan Indonesia. Ke depan, China akan menjaga hubungan erat dengan Pemerintah Provinsi Bali dan mendukung Bali dalam penanganan pandemi dan pemulihan ekonominya.

"Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Indonesia berkembang pesat, kerja sama bilateral makin erat di bidang ekonomi, sosial budaya, pendidikan, dan lainnya serta membuahkan hasil yang cemerlang," katanya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan selamat kepada Zhu Xinglong yang menjalankan jabatan baru sebagai Konjen RRT di Denpasar. "Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Tiongkok yang telah memberi sumbangan peralatan medis untuk Bali selama pandemi," katanya.

Dengan dukungan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar, kata Gubernur Wayan Koster, hubungan Provinsi Bali dengan Tiongkok makin dekat.

"Beberapa tahun ini, kerja sama dan pertukaran personel kedua pihak juga terus meningkat. Provinsi Bali akan tetap menjalin komunikasi baik dengan Konsulat Jenderal Tiongkok," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement