Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Friday, 6 Rabiul Awwal 1442 / 23 October 2020

Terduga Pembunuh Nenek di Payakumbuh Berhasil Diamankan

Jumat 18 Sep 2020 20:26 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi pembunuhan.

Ilustrasi pembunuhan.

Nenek itu terbunuh akibat luka tusukan.

REPUBLIKA.CO.ID, PAYAKUMBUH -- Terduga pelaku pembunuh seorang nenek berinisial R (78) berhasil ditangkap pihak kepolisian. Nenek tersebut ditemukan tewas pada Jumat (18/9) di kedai miliknya di Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat,

"Iya, Alhamdulillah tadi terduga pelaku pembunuhan sudah diamankan," kata Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira di Payakumbuh, Jumat.

Informasi yang diperoleh, jasad nenek itu tergeletak di lantai kedai yang tak jauh dari tempat tidurnya oleh salah seorang anggota keluarga dengan luka tusukan. Kejadian ini sempat menarik perhatian dari warga sekitar. Selama dua jam tempat kejadian perkara (TKP) dipenuhi oleh warga sekitar dan pengendara.

Sekitar pukul 08.00 Wib, pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP. Saat keluar dari TKP, tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) atau tim identifikasi TKP membawa satu buah senjata tajam.

Tidak berselang lama usai olah TKP, Polres Payakumbuh berhasil menangkap pelaku yang berjenis kelamin laki-laki tersebut.

Kasatreskrim Polres Payakumbuh, AKP Mochamad Rosidi mengatakan bahwa pada tubuh korban didapati luka tusuk dan jasad korban juga langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnaan WD untuk dilakukan visum. "Kami juga langsung melakukan penyelidikan, sekarang pelaku sudah diamankan," sebutnya.

Salah seorang warga, Elimisdar (60) yang merupakan sepupu korban, membenarkan bahwa korban sehari-hari memang tinggal dan beraktivitas di kedai tersebut. “Iya, korban memang tinggal sehari-hari di kedai. Biasanya kedai tersebut tutup sekitar pukul 21.00 WIB," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA